Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Hari Raya Galungan, Sejumlah Warga Tinggalkan Kota Denpasar

Agregasi Balipost.com , Jurnalis-Rabu, 19 Februari 2020 |08:28 WIB
 Hari Raya Galungan, Sejumlah Warga Tinggalkan Kota Denpasar
Kondisi di salah satu pertokoan di Kota Denpasar yang sepi dari aktivitas (foto: Balipost.com)
A
A
A

DENPASAR - Umat Hindu di Kota Denpasar merayakan hari raya Galungan, sejak pagi umat Hindu sudah melakukan aktivitas sembahyang yang diawali dengan menghaturkan banten di pura keluarga, paibon, dadia, puseh/desa, hingga pura umum lainnya.

Pada saat hari raya Galungan, sejumlah warga mulai meninggalkan Denpasar. Karena aktivitas warga terpusat di masing-masing tempat tinggalnya, suasana jalan-jalan protokol pun terlihat sangat lengang.

Bukan hanya jalanan, pasar yang biasanya selalu ramai orang yang melakukan transaksi jual-beli, juga terlihat sepi. Seperti yang terlihat di Pasar Badung, Pasar Kereneng, pertokoan lokitasari, serta toko-toko yang ada di jalan protokol.

 Baca juga: RSUP Sanglah Tetap Siagakan Tim Tangani Virus Korona saat Galungan

Pasar Badung yang pada hari biasa selalu dipadati pengunjung, kali ini terlihat sepi. Bahkan, areal parkir yang selalu dijelali kendaraan, kini tampak lengang. Hanya beberapa kendaraan terlihat parkir. Itupun hanya sebentar, karena untuk keperluan mebanten di kios mereka.

“Tiang hanya mebanten saja, kios tutup karena pembeli juga jarang saat hari raya begini,” ujar Nyoman Tantri, salah seorang pedagang.

(Awaludin)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement