Ini Hasil Evaluasi Polisi soal Bentrok Aremania vs Bonek

Syaiful Islam, Okezone · Rabu 19 Februari 2020 14:13 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 19 519 2170849 ini-hasil-evaluasi-polisi-soal-bentrokan-aremania-vs-bonek-gIG04YJsnM.jpg Kapolda Jatim, Irjen Luki Hermawan. (Foto: Okezone.com/Syaiful Islam)

SURABAYA – Pasca-kerusuhan antara Aremania vs Bonek di Blitar, Selasa 18 Februari 2020. Polisi bersama PSSI Jatim, panitia pelaksana dan instansi terkait menggelar rapat evaluasi terkait kejadian tersebut.

"Baik rekan-rekan media kami akan sampaikan, di sini kami baru saja rapat untuk kesiapan final sepakbola Piala Gubernur Jawa Timur. Di mana dari hasil kemarin, akan mempertemukan Persebaya melawan Persija di pertandingan final," kata Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan, Rabu (19/2/2020).

Menurut Luki, pihaknya sudah melakukan evaluasi terhadap kerusuhan kemarin. Pertandingan tersebut sudah disepakati tanpa penonton. Namun masih ada supporter yang memaksa masuk stadion, sehingga terjadi bentrok antarsuporter. Padahal pihaknya sudah menyiapkan 21 titik nobar untuk masyarakat.

(Foto: Okezone.com/Avirista)

"Tapi alhamdulillah tidak sampai melebar dan tidak ada korban jiwa. Ini bisa kita netralisir sehingga kemarin sampai dengan bubar tidak terjadi lanjutan, dan semua penonton bisa kembali ke rumah masing-masing dan tidak terjadi insiden," ujarnya.

Baca juga: Jelang Laga Persebaya vs Persija, Khofifah Minta Suporter Bola Menahan Diri

Sebelumnya diberitakan, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa meminta para supporter untuk bisa saling menahan diri agar tak terjadi bentrok. Hal tersebut dilakukan supaya tidak sampai merugikan diri sendiri, maupun masyarakat umum. Hal itu disampaikannya jelang laga final antara Persebaya vs Persija pada Kamis 20 Februari pukul 19 00 WIB.

"Saya berharap semua pihak, khususnya para supporter bisa saling menahan diri agar tidak merugikan diri sendiri dan masyarakat umum," kata Khofifah, Rabu.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini