Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

12 Fakta Bentrokan Aremania vs Bonek di Kota Blitar

Avirista Midaada , Jurnalis-Rabu, 19 Februari 2020 |16:33 WIB
12 Fakta Bentrokan Aremania vs Bonek di Kota Blitar
Massa Aremania dan Bonek di Kota Blitar. (Foto: Avirista Midaada/Okezone)
A
A
A

7. Bentrok Aremania vs Bonek Pecah di Kota Blitar

Meski aparat keamanan telah melokalisasi dan memisahkan kedua kelompok suporter yang memiliki rivalitas ini, tampaknya ada sekelompok suporter Aremania yang bertemu Bonek di simpang tiga Jalan Kapuas.

"Kalau Aremania jumlahnya ribuan kita kumpulkan dan lokalisir di PIPP (Pusat Informasi Pariwisata dan Perdagangan) dekat kompleks parkir Makam Bung Karno itu di timur stadion jaraknya 2 kilometer," terang Kapolres Blitar Kota AKBP Leonard M Sinambela.

Sedangkan massa Bonek dengan jumlah hampir 1.000-an dilokalisasi di barat stadion, mulai di kawasan Jalan Kapuas, Kali Brantas, Jalan Raung.

Namun sekira pukul 16.00 WIB, bentrokan pecah setelah ada sekumpulan Aremania yang melintas kawasan barat stadion.

"Mereka tadi (Aremania dan Bonek) sempat ketemu di pertigaan jalan Kapuas dan kita tindak lanjuti untuk pengamanan, harus dipisahkan tidak bisa satu lokasi karena pasti bentrok," tutur AKBP Leonard M Sinambela.

8. Belasan motor rusak dan dibakar

Imbas bentrokan Aremania vs Bonek setidaknya ada 13 motor yang rusak, terbakar, dan tertinggal di lokasi.

Kapolres Blitar Kota AKBP Leonard M Sinambela mengatakan ada dua motor yang terbakar habis tinggal rangka, enam unit terbakar sebagian, terbakar di bodi atau ban, sedangkan ada lima motor yang tertinggal di Tempat Kejadian Perkara rusak ringan, tapi tidak terbakar.

"Dari lima ini, kondisi tiga motor ini utuh hanya lecet sedikit, mungkin pemiliknya karena takut ditinggal. Kalau untuk R4 (mobil) kami belum terima laporan," imbuh Leonard, Rabu (19/2/2020).

9. Tiga orang terluka dan tak ada korban jiwa

Setidaknya ada tiga korban luka akibat bentrokan sepanjang Selasa kemarin. Satu orang terluka mengalami patah tulang warga Tulungagung merupakan bagian dari Aremania.

Sementara dua orang lainnya dari suporter Bonek menderita luka di kepala dan seorang lagi mendapat luka ringan menjalani perawatan medis di ambulans.

"Satu orang luka di bagian kepala inisial JF, warga Pacar Keling, Tambaksari, Surabaya, ini dari Bonek semalam dilarikan ke RS Syuhada Haji. Satu orang lainnya luka ringan dirawat tim medis di ambulans dekat stadion. Keduanya langsung bisa pulang, yang JF semalam dijemput keluarganya," papar AKBP Leonard M Sinambela.

Namun kepolisian memastikan tak korban jiwa akibat bentrokan antar kedua suporter ini. "Saya pastikan tidak ada. Saya sudah cek ke seluruh rumah sakit yang ada dan memang tidak ada yang meninggal dunia," imbuhnya.

10. Bonek dievakuasi dengan belasan truk

Usai bentrokan, ribuan Bonek dikumpulkan di depan kawasan wisata Sumber Udel pada Selasa malam. Kemudian para Bonek ini dinaikkan ke belasan truk polisi dan TNI untuk dipulangkan menuju Surabaya.

Kapolres Blitar Kota AKBP Leonard M Sinambela mengatakan total ada 17 truk yang mengangkut Bonek kembali ke Surabaya sejak Selasa malam.

Sementara bagi Bonek yang membawa kendaraan bermotor pribadi polisi melakukan pengawalan sejak keluar Kota Blitar hingga memasuki Surabaya.

11. Sempat terjadi bentrokan kedua

Pada proses evakuasi Bonek untuk keluar dari Kota Blitar ini sekumpulan oknum Bonek dikejar dan hampir dikeroyok oleh warga di kawasan Simpang Empat Poluhan, Desa Kendalrejo, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, pada Selasa malam.

Bentrokan ini dipicu adanya sekumpulan oknum Bonek sejumlah tujuh orang yang sempat dikejar warga sekitar dengan alasan yang belum jelas.

"Jadi saat kita evakuasi Bonek itu pada Selasa tengah malam ada residu sisa tujuh Bonek yang kita angkut dengan mobil yang terbuka diketahui warga setempat dan dikejar dari belakang. Yang jelas itu bukan Aremania tapi warga sekitar, mungkin karena kesal ada upaya menghadang dan melempari Bonek," terang Leonard.

Namun berkat kesigapan aparat keamanan, upaya warga untuk menghadang dan melempari tujuh orang Bonek yang sudah berada di mobil polisi berhasil digagalkan.

12. Pemprov ganti rugi kerusakan

Setelah kerusuhan antarsuporter, Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Gubernur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Kota Blitar yang dibuat tak nyaman dan cemas.

"Kami mewakili Pemprov Jatim ikut merasa prihatin dan menyampaikan permohonan maaf sebesar - besarnya atas insiden antara suporter Persebaya dan Arema yang terjadi di Blitar," jelas Khofifah.

Pihak Pemprov juga berkomitmen mengganti kerusakan fasilitas umum maupun peralatan warga yang terdampak kerusuhan suporter Aremania dan Bonek ini.

Terpisah Sekda Jawa Timur Heru Tjahyono telah memerintahkan Bakesbangpol mendata dampak kerusakan.

"Jika ada kerusakan berupa tanaman, sawah, kebun, serta warung yang mungkin belum sempat terbayar, kami dari Pemprov telah menugaskan Kesbangpol untuk menyelesaikan. Kami akan mengevaluasi untuk ke depannya. Terkait ganti rugi (ganti rugi kerusakan sepeda motor), kami bahas dan bertemu dengan Polda Jatim dulu," tuturnya.

(Hantoro)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement