nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Didi Kempot Goyang Nasabah Bank Mantap di Semarang

Wilda Fajriah, Jurnalis · Minggu 23 Februari 2020 19:40 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 02 23 1 2172941 didi-kempot-goyang-nasabah-bank-mantap-di-semarang-toKZIEFJ3b.jpeg Didi Kempot di acara Festival Mantap Indonesia (FMI) (Foto: Okezone)

SEMARANG – Penyanyi campursari Didi Kempot sukses menggoyang ribuan nasabah Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) di Kota Semarang Jawa Tengah. Mereka berjoget bersama di lokasi acara di halaman kantor Gubernur Jateng Jalan Pahlawan Kota Semarang, Minggu (23/2/2020).

The Godfather of Broken Heart itu membawakan lagu-lagu andalan seperti Cidro, Pamer Bojo, hingga Stasiun Balapan. Hampir semua lagu itu dihafal penonton hingga langsung menyahut dan kompak bernyanyi bersama.

Menariknya banyak kalangan milenial yang fasih menyanyikan lagu-lagu berbahasa Jawa ini. Tak ketinggalan pula ibu-ibu yang berdiri di barisan paling depan agar bisa menyaksikan idola mereka dari dekat.

“Bersyukur sekali kalngan anak muda menyukai lagu-lagu campursari. Kita ini kaya budaya. Indonesia memiliki banyak budaya dan itu harus dilestarikan. Makanya saya bersyukur anak-anak muda senang dengan campursari,” kata Didi Kempot usai konser dalam rangka Festival Mantap Indonesia (FMI) untuk meyarakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-5 perseroan di Kota Semarang.

1

Direktur Utama Josephus K. Triprakoso mengatakan acara FMI ini merupakan wujud syukur perseroan dalam merayakan ulang tahun. Acara FMI merupakan ajang hiburan untuk para nasabah dan masyarakat setempat yang rutin dilaksanakan setiap tahun di kota-kota besar di Indonesia.

Tahun lalu FMI di Kota Denpasar dengan jumlah pengunjung sekira 2.000-an yang terdiri dari nasabah pensiunan, tamu undangan, dan masyarakat. Tahun ini perseroan menargetkan sekitar 3.000-an jumlah orang, dengan menghadirkan penyanyi Didi Kempot serta artis lokal Congrock.

“Acara ini bertujuan juga dalam rangka meningkatkan awareness dan engagement di kota Semarang dan sekitar, serta alasan kami memilih kota Semarang adalah saat ini Kantor Cabang Semarang memiliki 21 Jaringan Kantor yaitu 1 Kantor Cabang, 1 KCP, 6 KK, 7 Mantap Mobil Kas dan 6 Graha Mantap,” ujar Jos.

Josephus menambahkan, jumlah jaringan terus bertambah dari tahun ke tahun mengindikasikan tingkat kepercayaan kepada perseroan juga meningkat, sejalan dengan meningkatkanya jumlah nasabah. Saat ini jumlah nasabah di wilayah Semarang dan sekitarnya berjumlah 5.583 pensiunan yang tumbuh dari akhir tahun lalu sekira 3.424 pensiunan.

“Di acara ini juga kami mengundang para pensiunan yang memiliki usaha kuliner sebanyak 30 tenant dalam rangka ikut mengembangkan usaha mereka, kami ada program Wirausaha Mantap Sejahtera dalam membina para pensiunan untuk tetap produktif (berwirausaha) dimasa tua,” tutup Jos.

Sekadar diketahui, Bank Mantap merupakan bentuk sinergi untuk negeri dari 2 BUMN yaitu PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan PT Taspen (Persero) yang sebelumnya bernama Bank Sinar Harapan Bali. Secara resmi berganti nama menjadi Bank Mandiri Taspen per 23 Desember 2017 seiring dengan keluarnya izin dari Otoritas Jasa Keuangan untuk penggunaan nama baru tersebut.

Sampai dengan akhir bulan Desember 2019 total aset yang dimiliki Bank Mantap di posisi Rp26,95 triliun atau tumbuh sekira 28,7 persen, sedangkan posisi Dana Pihak ke-3 mencapai Rp19,86 triliun atau tumbuh sampai dengan 30,2 persen. Untuk penyaluran kredit berkisar Rp20,31 triliun atau meningkat sampai 30,9 persen, sedangkan laba bersih yang dihasilkan sebesar Rp456 miliar atau tumbuh sampai dengan 36,8 persen dari periode tahun sebelumnya. Saat ini Bank Mantap mempunyai jaringan kantor sebanyak 416 jaringan yang tersebar di 34 provinsi. (cm)

(fmi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini