Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

RSHS Bandung Rawat 3 Terduga Virus Korona, 1 Pasien Masih dalam Pemantauan

CDB Yudistira , Jurnalis-Senin, 24 Februari 2020 |13:33 WIB
RSHS Bandung Rawat 3 Terduga Virus Korona, 1 Pasien Masih dalam Pemantauan
Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)
A
A
A

BANDUNG - Sepanjang Februari 2020 ini, Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, melakukan perawatan terhadap tiga orang yang diduga terinfeksi virus Korona atau yang saat ini disebut dengan Covid-19.

Ketiga pasien itu merupakan seorang WNI, yang memiliki riwayat ke luar negeri belum lama ini. Masing-masing dari pasien yang dirawat, memiliki gejala demam, batuk, dan sesak.

Selama berada di RSHS, mereka di rawat di ruangan Ruang Infeksi Khusus Kemuning (RIKK), dengan status dalam pengawasan atau people under observation yang diterjemahkan sebagai orang dalam pemantauan.

"Pasien pertama seorang pria berinisial S (58). Dia tinggal di Perth, Australia, kemudian saat pulang ke Indonesia, pasien ada gejala flu, sesak. Dia merupakan rujukan dari RS Advent. Saat ini pasien sudah dipulangkan," kata Dirut RSHS dr. R. Nina Susana Dewi, saat ditemui di RSHS Bandung, Senin (24/2/2020).

Baca Juga: RSHS Bandung Terima Dua Pasien Suspect Virus Korona

Kemudian pasien kedua, lanjut Nina, merupakan seorang lelaki berinisial RG (45), yang belum lama ini memiliki riwayat perjalanan ke Thailand dan Vietnam. Saat datang ke RSHS, pasien mengalami demam, dan menunjukan gejala batuk dan flu.

Berbeda dengan pasien pertama, pasien kedua saat ini masih menjalani perawatan di RIKK, karena masih menunggu hasil dari laboratorium.

"Kondisi pasien sekarang, sudah tidak demam, tidak ada sesak, namun masih ada sedikit batuk. Wawancara dengan keluarga, menyebutkan yang bersangkutan alergi dan mengalami kecapean," ucap dia.

Baca Juga: RSHS Kembali Tangani Pasien Suspect Korona

Dan terakhir, pasien ketiga, merupakan pasien wanita berinisial AS (55), yang juga miliki riwayat ke luar negeri, yakni ke negara Thailand, Malaysia dan Singapura. Pasien sama dengan dua pasien lainnya, mengalami gejala sesak dan batuk.

"Namun setelah dilakukan pemeriksaan, pasien tersebut negatif dan sudah dipulangkan," katanya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement