
"Kami berpesan, agar sedikit bersabar karena pemerintah akan menjemput segera. Keputusan politik sudah diambil oleh Presiden Joko Widodo," ujarnya.
Terkait rencana evakuasi WNI yang berada di kapal Diamond Princess, Kementerian Luar Negeri dan KBRI sudah berkoordinasi sejak hari pertama merebaknya virus korona.
"Sekali lagi pihak KBRI dan Kemenlu sudah berhubungan dengan mereka, baik yang berada di kapal termasuk menyediakan logistik, dan termasuk mereka yang sedang berada di rumah sakit yang sudah terdampak virus korona. Jadi perlakuannya sama ketika kita menghadapi para WNI di Provinsi Hubei, 238 WNI itu sejak hari pertama sudah berhubungan dengan KBRI. Bahkan memberikan logistik dan sejumlah dana supaya mereka tetap bertahan," ujarnya.