nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Orang Inggris Pertama yang Meninggal karena COVID-19 Penumpang Diamond Princess

Martin Bagya Kertiyasa, Okezone · Sabtu 29 Februari 2020 11:24 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 02 29 18 2176015 orang-inggris-pertama-yang-meninggal-karena-covid-19-penumpang-diamond-princess-Rl9lbvYakt.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Korban meninggal akibat virus Korona COVID-19 di Princess Cruises Diamond Princess bertambah menjadi lima orang. Kali ini, seorang pria asal Inggris menjadi korban setelah menghabiskan waktu dikarantina.

Dia adalah orang kelima yang meninggal, setelah dikarantina di Diamond Princess karena wabah virus Korona COVID-19, sekaligus orang Inggris pertama yang meninggal karena virus korona, demikian dilaporkan BBC seperti dikutip dari USD Today.

Empat penumpang Diamond Princess lainnya, adalah warga negara Jepang yang sudah lanjut usia. Mereka meninggal karena virus dalam beberapa pekan terakhir.

Empat penumpang Diamond Princess lainnya, adalah warga negara Jepang yang sudah lanjut usia.

Rekan penumpang pria asal Inggris tersebut, David Abel, menyebut kapal karantina itu seperti "penjara mengambang" di sebuah posting Facebook awal bulan ini.

Pekan lalu, dia dan istrinya memesan kapal pesiar untuk merayakan ulang tahun pernikahan ke-50 mereka. Kini, keduanya dinyatakan positif terkena virus COVID-19 dan dirawat di rumah sakit di Fujisawa, Jepang.

Sekadar informasi, ada 68 warga negara Indonesia (WNI) dari Kapal Pesiar Diamond Princess di Jepang. Puluhan WNI penumpang serta awak Diamond Princess itu akan dievakuasi ke Tanah Air untuk mencegah penularan virus korona (Covid-19).

Sebanyak 68 penumpang Diamond Princess itu akan langsung dikarantina dan diobservasi di Pulau Sebaru Kecil, Kabupaten Kepulauan Seribu, Provinsi DKI Jakarta, setibanya di Indonesia. Mereka akan digabung dalam satu pulau bersama para ABK World Dream.

Pulau Sebaru Kecil pun diyakini cukup untuk menampung tambahan WNI yang baru tiba dari Jepang. Bahkan, kata dia, tim sudah mempersiapkan tempat untuk 68 WNI itu di Pulau Sebaru.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini