JAKARTA - Lebih delapan ratus lima puluh jamaah umrah Indonesia yang transit di sejumlah negara ketiga, sudah kembali ke Indonesia. Mereka dipulangkan lebih awal karena terdampak kebijakan penangguhan sementara akses masuk ke Arab Saudi.
"Catatan kami, sampai malam ini ada 856 jemaah umrah yang transit telah kembali ke Tanah Air. Sebanyak 504 jamaah transit di Uni Emirat Arab, 112 jemaah di Singapura, dan 240 jamaah di Malaysia," ujar Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus, Arfi Hatim di Jakarta, Sabtu (29/22020).
Dijelaskan Arfi, 504 jamaah yang transit di UEA ini terbagi dalam empat penerbangan, yang menggunakan dua maskapai, yakni Etihad Airways (EY) dan Emirates Airlines (EK). Adapun data penerbangannya sebagai berikut:
Pertama, 124 jemaah terbang dengan EY 471. Mereka terdiri dari 41 jemaah PPIU (Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah) Babul Umrah, 31 jemaah PPIU Andiarta Dewata, dan 52 jemaah PPIU Aryati Wisata Mandiri.

Kedua, 128 jemaah terbang dengan EK 359. Terdiri dari 76 jemaah PPIU Pesona Mozaik, 30 jemaah PPIU Balubaid Ikhwan, dan 22 jemaah PPIU Mutiara Ajwah.
Ketiga, 124 jemaah terbang dengan EY 474. Jumlah ini terdiri dari 41 jemaah PPIU Babul Umrah, sebanyak 39 orang berasal dari Mataram dan 2 orang dari Cianjur (sudah pulang). Jamaah asal Mataram sempat diinapkan di salah satu hotel di Tangerang, sore hari tadi terbang dengan Air Asia QZ 612 pukul 16:20 WIB. Mereka sudah sampai di Bandara Lombok.