Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pernyataan Lengkap Presiden Jokowi Terkait 2 WNI Positif Virus Korona

Arie Dwi Satrio , Jurnalis-Senin, 02 Maret 2020 |13:40 WIB
Pernyataan Lengkap Presiden Jokowi Terkait 2 WNI Positif Virus Korona
Presiden Jokowi dan Wakil Predisen Maruf Amin (Foto: Istimewa)
A
A
A

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan adanya dua Warga Negara Indonesia (WNI) yang terinfeksi virus korona (Covid-19). Pengumuman itu disampaikan Jokowi di Istana Kepresidenan, Jalan Medan Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (2/3/2020).

Presiden Jokowi tampak didampingi oleh Menkes, Terawan Agus Putranto; Mensesneg, Pratikno; dan Seskab, Pramono Anung, saat memberikan pernyataan. Berikut pernyataan lengkap Presiden Jokowi terkait dua WNI yang positif virus korona :

Assalamuaikum warahmatullahi wabaratukatuh, pagi hari ini saya ingin berbicara mengenai virus korona.

Sejak awal, kita ini serius dan sangat ketat mengikuti protokol kesehatan dari WHO yang berkaitan dengan korona, dan juga bekerja sama dengan perwakilan WHO yang ada di Jakarta.

Ketika ada kasus di Wuhan, Wubei, Tiongkok, kita juga mempersiapkan, mengevakuasi 238 WNI kita, kita evakuasi juga dengan prosedur, protokol yang ketat ke Natuna. Setelah 14 hari, kita cek hasilnya negatif dan kita kembalikan ke masyarakat.

Kemudian, kita juga evakuasi yang kedua di kapal World Dream yang berada di dekat Batam dan Singapura, yang berjumlah 188 orang dengan juga prosedur protokol kesehatan yang ketat, kita bawa ke pulau Sebaru, di Kepulauan Seribu, jadi masih disana. Kita observasi, dan setiap hari selalu kita cek.

Presiden

Baca Juga: Virus Korona Dinilai Bisa Sembuh Sendiri Tergantung Imunitas

Dan yang terakhir tadi malam, ada 69 orang kru kapal Diamond Princess yang juga kita evakuasi dengan protokol yang ketat juga ke Pulau Sebaru, lewat airport Kertajati di Provinsi Jawa Barat.

Ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menangani persoalan yang ada, yang berkaitan dengan virus korona. Kita juga menjaga 135 pintu masuk ke negara kita baik darat, baik itu laut, maupun itu udara. Semua dijaga ketat.

Meskipun, dalam praktiknya ini tidak. karena ngecek dengan yang namanya thermal scanner, itu kadang-kadang keakuratannya juga tidak bisa dijamin 100 persen.

Oleh sebab itu, begitu ada informasi, minggu lalu ada informasi bahwa ada orang Jepang yang ke Indonesia kemudian tinggal di Malaysia dan dicek di sana, ternyata positif corona, tim dari Indonesia langsung menelusuri.

Orang Jepang ini ke Indonesia bertamu ke siapa, bertemu siapa, ditelusuri, dan ketemu. Kita ketemukan, ternyata orang yang terkena virus corona ini berhubungan dengan 2 orang, seorang ibu yang umurnya 64 tahun, dan putrinya yang umur 31 tahun.

Dicek oleh tim kita, ternyata pada posisi yang sakit. Dicek, dan tadi pagi saya dapat laporan dari pak Menteri Kesehatan bahwa ibu ini, dan putrinya positif corona.

Tapi juga perlu saya sampaikan bahwa sejak awal pemerintah benar-benar mempersiapkan. Persiapan misalnya, rumah sakit, lebih dari 100 rumah sakit yang disiapkan dengan ruang isolasi virus korona, dengan standar isolasi yang baik.

Kita juga miliki peralatan yang memadai sesuai dengan standar internasional. Kita juga memiliki persiapan reagen yang cukup. Kita juga memiliki tim gabungan, TNI, Polri, dan Sipil dalam penanganan ini. Kita juga miliki SOP yang standarnya sama dengan standar internasional yang ada.

Kita juga miliki anggaran dan sudah diprioritaskan. Karena kalau kita tidak serius, ini sangat berbahaya karena memang penyakit ini perlu kita waspadai, perlu hati-hati.

(Edi Hidayat)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement