Belum diketahui dari kelompok mana geng motor yang melakukan aksi tersebut. Polisi masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku. Beberapa identitasnya telah dikantungi petugas.
"Belum kita pastikan. Nanti setelah pelaku tertangkap baru diketahui asal dan motif mereka," ujar Luckyto.
Kejadian ke-2, berlangsung sebelumnya yakni pada tanggal 29 Februari 2020, sekira pukul 03.30 WIB. Ketika itu, geng motor membuat ulah tak jauh dari kantor Wali Kota Airin, di Jalan Ciater Raya, tepatnya depan Soto Sedaap Boyolali. Korbannya adalah dua orang remaja yang sedang melintas di lokasi.
Baca Juga: Soal Aksi Borong Masker, Ridwan Kamil: Itu Hanya untuk Orang Sakit
Kedua korban masing-masing diketahui bernama M Rama Dani Saputra dan Wido Kurniawan. Mereka diserang gerombolan geng motor. M Rama menderita 7 luka jahitan, karena ditusuk dengan sajam dan 12 jahitan di pinggang. Sedang rekannya, Wido Kurniawan, saat ini masih dirawat di Rumah Sakit Medika BSD.
"Korban sangat panik, lalu meninggalkan motornya. Dia lari ke sebuah gang dan tetap di kejar oleh gerombolan tersebut, lalu diserang. Kalau temannya lari jatuh bangun lima kali tetap dihajar juga, dibacok," jelas Luckyto.
(Fiddy Anggriawan )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.