Meski demikian, kata Basaria, pihak Dinkes Ketapang tetap akan menangani dugaan-dugaan ini. "Kita masih belum bisa mengatakan itu gejala korona atau bukan. Memang sebelumnya ada enam TKA di perusahaan yang sama, baru-baru datang dari liar negeri. Namun, semuanya dalam keadaan sehat. Pasien ini tidak termasuk dalam enam orang itu," tuturnya.
Pihaknya, kata Basaria, masih menunggu hasil rontgen dari dokter. Dalam benerapa saat, dipastikan hasil rontgen sudah keluar. Sambil menunggu itu, sambung Basaria, pihaknya sudah membuat perencanaan untuk merujuk pasien X ini ke rumah sakit rujukan penanganan korona yang ada di Kota Pontianak.
"Karena RSUD dr Agoesdjam Ketapang belum standar sebagai rumah sakit penanganan suspect korona," tutupnya.
Untuk diketahui, RSUD dr Agoesdjam pernah diusulkan sebagai rumah sakit rujukan penanganan kasus korona. Hal itu didasari banyaknya TKA di Kabupaten Ketapang.
Di RSUD ini, juga mempersiapkan ruang isolasi untuk warga asing atau warga lokal yang terinfeksi virus korona. Ruang isolasi ini untuk sementara sebelum pasien dikirim ke rumah sakit yang ditunjuk sebagai rujukan.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.