Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pasien Diduga Terpapar Korona di Manado Baru Pulang Umrah

Subhan Sabu , Jurnalis-Kamis, 05 Maret 2020 |15:04 WIB
Pasien Diduga Terpapar Korona di Manado Baru Pulang Umrah
Ilustrasi (Foto: Ist)
A
A
A

MANADO - Seorang perempuan (61) asal Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara diduga terjangkit virus korona atau Covid-19. Perempuan tersebut baru pulang umrah seminggu lalu.

Keluhan yang dirasakan gejalanya mirip virus korona, seperti keluhan panas, batuk dan sesak napas. Ditambah ada riwayat perjalanan ke negara atau daerah yang terjangkit virus korona.

"Pasien tersebut baru pulang dari umrah, seminggu yang lalu sudah balik ke Indonesia, dan pulang kampung mulai muncul keluhan panas batuk dan sesak, dari rumah sakit di Kotamobagu merujuk ke RSUP Prof Kandouw untuk dirawat di ruang isolasi F," kata Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUP Prof Kandou Manado dr Hanry Takasenseran, Kamis (5/3/2020).

Baca Juga: Dua Pasien Diduga Terpapar Virus Korona di Manado dalam Pengawasan

Takasenseran menuturkan, pasien tersebut sebelumnya dirawat di rumah sakit Kotamobagu. Kemudian, dirujuk ke RSUP Prof Kandouw Malalayang, Manado.

"Tadi malam sekitar pukul setengah sebelas ada satu pasien baru untuk isolasi Irina F rujukan dari rumah sakit di Kotamobagu," ujarnya.

Perempuan tersebut menambah daftar warga diduga terpapar virus korona di Manado. Sebelumnya, ada pria asal Bitung (46). Kini, kedua orang tersebut dalam pengawasan.

Sampel untuk pasien dari Kota Bitung itu tinggal menunggu konfirmasi hasil. Sedangkan pasien dari Kota Kotamobagu sampel baru dikirim hari ini ke Bapelitbangkes.

Baca Juga: Kondisinya Membaik, Dua Pasien Positif Virus Korona Tidak Diinfus

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement