Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

RSUD dr Soedarso Pontianak Kembali Isolasi 2 Pasien Suspect Korona

Ade Putra , Jurnalis-Jum'at, 06 Maret 2020 |09:41 WIB
RSUD dr Soedarso Pontianak Kembali Isolasi 2 Pasien <i>Suspect</i> Korona
Ilustrasi (Foto: Okezone)
A
A
A

PONTIANAK - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soedarso, Pontianak, Kalimantan Barat kembali merawat dua pasien diduga suspect korona pada Kamis, 5 Maret 2020.

Keduanya kini berstatus pasien dalam pengawasan dan tengah menjalani perawatan di ruang isolasi penanganan suspect korona.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Barat, Harisson menerangkan, satu pasien merupakan seorang perempuan yang pulang dari Singapura pada 16 Februari.

"Yang bersangkutan pulang dari Singapura sendirian, lewat Batam lalu ke Pontianak. Dia pergi 13 Februari, pulang 16 Februari,” kata Harisson kepada wartawan.

Perempuan berusia 20 tahun itu, lanjut Harisson, memang harus mendapat penanganan standar suspect korona. Karena dia mengalami batuk, pilek dan demam. Dia sempat menjalani pengobatan di puskesmas, namun tak kunjung sembuh.

"Makanya dibawa ke (RS) Soedarso. Setelah diperiksa, pasien ini dilakukan perawatan di ruang isolasi. Karena masuk kriteria pasien dalam pengawasan," ucapnya.

Untuk pasien ini sudah diambil sampel lendir dari tenggorokannya dan dikirim ke Puslitbangkes Kemenkes RI. Mudah-mudahan dapat segera (diketahui hasilnya-red),” harapnya.

Sementara, satu pasien lagi merupakan seorang tenaga kerja asing (TKA) asal China yang bekerja di perusahaan di Kabupaten Ketapang. TKA ini sempat mendapat penanganan di RSUD Agoesdjam Ketapang, pada Rabu 4 Maret 2020 dini hari.

Kemudian dirujuk ke RSUD dr Soedarso, Kota Pontianak. Sampel lendir dari tenggorokannya juga sudah dikirim ke Puslitbangkes Kemenkes RI. TKA ini awalnya hanya demam tinggi dan tidak memiliki riwayat perjalanan ke luar negeri selama enam bulan terakhir.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement