Rumah Terendam Banjir, Ratusan Warga Desa Gintung Lor Cirebon Mengungsi

Fathnur Rohman, Okezone · Sabtu 07 Maret 2020 03:29 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 07 525 2179550 rumah-terendam-banjir-ratusan-warga-desa-gintung-lor-cirebon-mengungsi-RjqnWQePGL.jpg Foto Ilustrasi Okezone

CIREBON - Ratusan warga di Desa Gintung Lor, Kecamatan Susukan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat terpaksa mengungsi ke posko pengungsian terdekat. Sebab, rumah mereka terendam banjir sejak Jumat 6 Maret 2020 malam.

Menurut Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cirebon, Dadang Suhendra, ada sebanyak 292 warga Desa Gintung Lor yang mengungsi. Mereka terdiri dari 239 orang dewasa, 19 lansia, dan 34 anak-anak serta balita. Dirinya menyebut, sekitar 430 rumah di Desa Gintung Lor terdampak banjir.

Dadang menerangkan, banjir yang merendam Desa Gintung Lor ini, disebabkan karena curah hujan tinggi yang turun semenjak Jumat sore. Sehingga membuat air di Sungai Ciwaringin meluap dan merendam rumah warga.

"Ini diakibatkan luapan air Sungai Ciwaringin. Jadi hujan mulai jam 16.00 sore. Kemudian air naik jam 19.00. Lalu jam 20.00 air meluap. Masyarakat bisa diungsikan ke masjid ini. Ada 292 yang dievakuasi. 239 dewasa, 19 lansia, 34 anak-anak," kata Dadang kepada Okezone, Sabtu (7/3/2020) dini hari.

 Baca juga: Sungai Ciwaringin Meluap, Desa Gintung Lor Cirebon Terendam Banjir

Lebih lanjut Dadang menyampaikan, banjir kali ini juga melanda beberapa desa lainnya di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Total ada lima desa di empat kecamatan yang terdampak banjir.

Dirinya menerangkan, ke lima desa itu adalah Desa Sarabau dan Desa Gamel di Kecamatan Plered, Desa Kebarepan di Kecamatan Plumbon, Desa Babakan Ciwaringin di Kecamatan Ciwaringin, serta Desa Gintung Lor di Kecamatan Susukan.

"Banjir ini merendam lima desa di empat kecamatan. Mulai dari Desa Sarabau, Desa Gamel Plered, Desa Kebarepan Plumbon, Desa Babakan Ciwaringin Ciwaringin, Paling parah di sini, Desa Gintung Lor Susukan," jelas Dadang.

Masih katanya, petugas gabungan dari BPBD, PMI, TNI, dan Polisi, sempat melakukan evakuasi warga menggunakan perahu karet. Ia menyebut, ketinggian air yang merendam ke lima desa itu berkisar antara 30 cm sampai 150 cm.

Dadang sendiri mengimbau kepada warga, agar selalu waspada apabila banjir kembali terjadi. Ia mengungkapkan, berdasarkan laporan cuaca dari BMKG, wilayah Kabupaten Cirebon, Jawa Barat masih berpotensi diguyur hujan deras.

"Warga tetap harus waspada. Ketinggian air tadi antara 30 senti sampai 150 senti," ucap Dadang.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini