Sementara itu, ibu kantin sekolah yang sempat melerai pelaku dan korban saat kejadian mengaku tidak melihat senjata api. Bahkan tidak mendengar bunyi ledakan. “Saksi-saksi saat kejadian mengaku tidak melihat, salah satunya ibu kantin," tuturnya.
"Saat ini, terhadap pelaku masih dilakukan pengembangan lebih lanjut oleh tim di lapangan,” tandasnya.
Baca Juga : Geledah Villa Milik Nurhadi di Bogor, KPK Segel Moge Hingga Mobil Mewah
Sebelumnya, seorang kepala sekolah (kepsek) di Kabupaten Tanjungjabung (Tanjab) Barat, Jambi diduga diserang orang tua murid. Saat itu, penyerangan tersebut tidak hanya menggunakan benda tumpul, seperti kayu dan batu, tapi juga dengan senjata api (senpi).
Kejadian itu dialami Kepala Sekolah SMAN 10, Tanjab Barat, Lasemen lantaran menegur seorang siswa yang bermain hanphone saat ujian berlangsung pada Rabu 4 Maret 2020.
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.