MANADO – Viral di media sosial video dugaan pelecehan seksual yang dialami seorang siswi SMA. Peristiwa yang terekam dalam video 25 detik itu diduga terjadi di Sulawesi Utara (Sulut).
Dalam video tersebut terlihat seorang siswi SMA mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari 3 teman laki-laki dan satu perempuan. Belum diketahui secara pasti di sekolah mana peristiwa itu terjadi. Namun, dari dialek dalam video itu terdengar seperti aksen dari daerah Bolaang Mongondow, Sulut.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Sulut melalui Kepala Bidang (Kabid) SMA Arthur Tumipa mengatakan akan menindaklanjuti informasi yang disampaikan di media sosial terkait video itu.
"Ada netizen yang mengatakan orang-orang di video itu bicara dengan logat Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara," ujar Arthur, Senin (9/3/2020).
Ia mengaku akan menindaklanjuti kejadian tersebut dengan mencari lokasi sekolah dan siswa-siswa yang ada di video itu.
"Jadi, kita ada empat cabang di Bolaang Mongondow. Kita akan telusuri dengan mengecek di setiap kepala-kepala cabang dinas," kata Arthur.
Menurutnya hal tersebut kalau dibiarkan bisa berbahaya. Untuk itu, kalau sudah diketahui sekolah dan siswanya, pihaknya akan langsung menindaklanjuti. Kepala sekolah juga terancam kena sanksi karena dianggap gagal dalam hal pengawasan.