57 Warga Bangli Terjangkit DBD

Agregasi Balipost.com, · Selasa 10 Maret 2020 20:50 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 10 244 2181304 57-warga-bangli-terjangkit-dbd-CKY24iol5R.jpg Ilustrasi. (Foto: Dok Okezone.com)

BANGLI – Demam berdarah dengue (DBD) kembali mewabah di Bangli. Dalam dua bulan ini, sudah ada puluhan warga terjangkit. Jumlah warga terjangkit DBD mencapai 57 orang. Jumlah tersebut meningkat dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Bangli tercatat, 22 orang terjangkit DBD pada Januari 2020. Selanjutnya 35 orang menderita penyakit ini pada Februari 2020.

Jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, angka kasus tahun ini mengalami peningkatan. Pada Januari 2019, jumlah warga terkena DBD hanya 13 orang dan 17 orang di Februari.

Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

Puluhan warga yang terkena DBD tersebut tersebar di beberapa desa. Di antaranya di Desa Kutuh, Kintamani, Banjar Selat Peken, Susut, Petak Kelurahan Bebalang, Kelurahan Cempaga, Banjar Tanggahan Gunung, Banjar Brahmana Bukit, Sidembunut, Pengotan, Susut Kaja, Pengiangan Kawan, Desa Bangbang. Banjar Kawan, dan Banjar Tegal. Mereka telah mendapat penanganan di rumah sakit.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangli dr. Nengah Nadi didampingi Kasi Penanggulangan Penyakit Menular Nyoman Sudarma, Selasa (10/3/2020) mengatakan, faktor cuaca seperti sekarang sangat mendukung perkembangbiakan nyamuk. Untuk itu, pihaknya melalui puskesmas-puskesmas telah menyosialisasikan, sekaligus mengimbau agar seluruh masyarakat melakukan upaya pencegahan dengan melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN)

Menurutnya untuk mencegah DBD bukan saja tugas orang kesehatan, namun seluruh masyarakat. “Masyarakat harus selalu memperhatikan kebersihan. PSN harus rutin dilakukan apalagi musim seperti sekarang yang sebentar hujan sebentar terang,” ujarnya.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini