"Tantanganya masih sulitnya produk APD. Oleh karena itu kami menyiapkan berbagai alternatif cara untuk mengatasi tersebut," ucapnya.
Hanya saja, Corona mengaku belum bisa membeberkan jumlah PDP yang dirawat di RS Muhammadiyah. Pihaknya hingga saat ini masih menunggu data dari masing-masing rumah sakit.
"Sekitar kurang dari lima itu di Jateng, kita belum bisa rilis datanya karena kita masih konsilidasi," ucapnya.
(Qur'anul Hidayat)