15 Warga Jabar Meninggal Akibat DBD pada Awal Tahun Ini

CDB Yudistira, Okezone · Selasa 10 Maret 2020 10:48 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 10 525 2180896 15-warga-jabar-meninggal-akibat-dbd-pada-awal-tahun-ini-o9NJuriXrN.jpg Ilustrasi pasien DBD. (Foto: Shutterstock)

BANDUNG – Dinas Kesehatan Jawa Barat mencatat ada 4.192 kasus demam berdarah dengue (DBD) di wilayahnya sejak awal tahun 2020 hingga Maret ini. Sebanyak 15 warga penderita DBD dilaporkan meninggal dunia.

"Berdasarkan data ada 15 orang yang meninggal dalam kasus DBD sepanjang 2020 ini," kata Kadinkes Jabar Berli Hamdani saat dikonfirmasi, Selasa (10/3/2020).

Baca juga: 2.826 Warga NTT Terjangkit DBD, 33 Orang Meninggal Dunia 

Bila dibandingkan tahun lalu, lanjut dia, jumlah kasus DBD yang terjadi di Jabar mengalami penurunan. Di mana kasus DBD mencapai angka 23.000 hanya dalam dua bulan.

"Pada tahun 2019 ada 49 meninggal akibat DBD," ucapnya.

Ia mengatakan, DBD merupakan penyakit endemik yang terjadi tiap tahun. Jentik nyamuk DBD berkaitan erat dengan perilaku masyarakat, seperti tempat penampungan air yang dibiarkan terbuka hingga sampah yang dapat menjadi sumber nyamuk berkembang biak.

Maka itu, jelas dia, masyarakat diimbau melakukan pola hidup sehat. Seperti dengan membersihkan lingkungan serta menutup tempat penyimpanan air agar tidak menjadi lokasi berkembang biak nyamuk.

Baca juga: 160 Orang di Kabupaten Timor Tengah Utara NTT Terjangkit DBD, 1 Meninggal 

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini