nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pelajar Cantik Asal Sidoarjo Jadi Korban Begal, Jasadnya Diduga Dibuang ke Sungai

Avirista Midaada, Jurnalis · Rabu 11 Maret 2020 17:51 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 03 11 519 2181773 pelajar-cantik-asal-sidoarjo-jadi-korban-begal-jasadnya-diduga-dibuang-ke-sungai-tEbL8iHOBC.jpg Proses Pencarian Pelajar Perempuan Korban Begal di Sidoarjo, Jawa Timur (foto: Humas Polresta Sidoarjo)

SIDOARJO - Kepolisian dan petugas SAR masih mencari keberadaan Putri Dewi Atika (18), pelajar cantik asal Desa Wadungasih, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo yang menjadi korban pembegalan dan diduga jasadnya dibuang di sungai kawasan Desa Siwalanpanji, Kecamatan Buduran, Sidoarjo.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Sumardji mengatakan, berdasarkan laporan orang tua korban pada Jumat 31 Januari 2020 polisi menemukan titik terang hilangnya pelajar SMK Plus NU Sidoarjo ini. Dari penyelidikan dan informasi masyarakat diperoleh bahwa Putri Dewi diduga dibegal di kawasan Desa Siwalanpanji.

Baca Juga: Polisi Pastikan Kematian Suami-Istri di Malang karena Bunuh Diri 

"Pengakuan tersangka yang berhasil kita amankan, korban dibuang di sungai makanya kita melakukan penyisiran untuk mencari jasad korban," ujar Sumardji kepada wartawan, Rabu (11/3/2020).

Pelajar Cantik Asal Sidoarjo Jadi Korban Begal, Jasadnya Diduga Dibuang ke Sungai (foto: Humas Polresta Sidoarjo) 

Ia menambahkan berdasarkan pengakuan pelaku, saat kejadian korban yang mengendarai sepeda motor Honda Scoopy dengan Nopol W 3792 PV dan membawa sebuah handphone merk Vivo pada Kamis 30 Januari 2020.

"Hari Jumat-nya kami menerima laporan dari orang tua korban, putrinya belum kembali ke rumah sejak Kamis malam," ucap Sumardji kembali.

Di sisi lain Komandan Basarnas Surabaya Dewa mengatakan, pihaknya mendapat laporan dari Polresta Sidoarjo terkait adanya pembuangan jasad yang diduga menjadi korban begal di sungai Desa Siwalanpanji, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo.

"Kami dapat laporan dari Polresta Sidoarjo untuk melakukan pencarian korban perampokan disertai pembunuhan. Pencarian dari kemarin belum membuahkan hasil, hari ini kita lakukan penyisiran lagi," terang Dewa.

Baca Juga: Diduga Tewas Bunuh Diri, Pasutri di Malang Tinggalkan Surat Wasiat

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini