Kasus DBD di Sikka NTT Bertambah Jadi 1.255

Adi Rianghepat, Okezone · Kamis 12 Maret 2020 19:50 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 12 340 2182433 kasus-dbd-di-sikka-ntt-bertambah-jadi-1-255-Y6jC7R7BkX.jpg Ilustrasi (Foto: Ist)

KUPANG - Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terus meningkat. Hingga Kamis 12 Maret 2020 jumlah kasus DBD mencapai 1.255 dengan korban meninggal 14 orang.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka, Petrus Helermus mengatakan, kasus DBD yang ada di Sikka sudah dalam penanganan tim medis. Sedangkan pasien yang sedang dirawat intensif di sejumlah rumah sakit ada 101 orang.

Rinciannya, 68 orang dirawat di RSU TC Hillers Maumere; 29 orang di RS Kewapante; 4 orang di RS Lela.

"Dari jumlah itu anak-anak menempati jumlah terbanyak sejumlah 80 orang dan yang berusia dewasa 21 orang," kata Petrus Helermus kepada Okezone dari Maumere, Kamis (12/3/2020).

Baca Juga: 2 Orang Meninggal Akibat DBD di Banyumas 

Ilustrasi Foto: Ist

Menurut dia, seluruh tim medis melakukan penanganan sesuai prosedur yang ada dan fokus untuk penyelamatan para pasien. Ketersediaan obat-obatan juga cukup untuk penanganan para pasien.

"Kita fokus dalam penanganan demi penyelematan para pasien," katanya. 

Sementara Kepala Bidang Penanggulangan dan Pengamatan Penyakit Dinas Kesehatan Kota Kupang Sri Wahyuningsih mengatakan, ada kenaikan jumlah kasus DBD di daerah itu.

Data yang diterima okezone hari ini, jumlah kasus sudah berada di angka 470 dengan 5 orang meninggal. Jumlah tersebut terjadi peningkatan sebanyak 43 kasus dari sebelumnya data pada 9 Maret berada di angka 427 kasus.

Baca Juga: Gubernur NTT Minta Pemda Lakukan Koordinasi Berjenjang Tangani DBD

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini