Dalam 2 Bulan 1.759 Warga Jatim Terkena DBD, 15 Orang Meninggal

Syaiful Islam, Okezone · Kamis 12 Maret 2020 12:41 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 12 519 2182143 dalam-2-bulan-1-759-warga-jatim-terkena-dbd-15-orang-meninggal-SU438LPGVB.jpg Ilustrasi (Shutterstock)

SURABAYA - Sebanyak 1.756 warga di Jawa Timur positif terjangkit Demam Berdarah Dengue (DBD) selama Januari dan Februari 2020. Sedikitnya 15 orang di antaranya meninggal dunia.

"15 orang meninggal karena DBD dari 1.759 pasien DBD di Jatim sejak Januari hingga Februari tahun ini," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Timur, Herlin Ferliana, Kamis (12/3/2020).

Baca juga: 2.826 Warga NTT Terjangkit DBD, 33 Orang Meninggal Dunia

Dinkes Jatim mencatat selama Januari 2020, yang terkena DBD sebanyak 811 warga dan 6 orang di antaranya meninggal dunia. Kemudian pada Februari lalu ada 948 warga yang terkena DBD, 9 orang di antaranya meninggal dunia.

Menurut Herlin, selama 2019, penderita DBD di Jatim berjumlah 18.393 orang dan 185 orang di antaranya meninggal dunia.

 ilustrasi

Untuk mengantisipasi terus mewabahnya DBD, kata Herlin, Dinkes Jatim terus melakukan berbagai upaya.

Salah satunya dengan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) melalui gerakan satu rumah satu jumantik. Serta program 3M+, dimana menguras dan menutup tempat penampungan air, lalu memanfaatkan kembali barang-barang bekas yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk.

"Plus sendiri adalah upaya menghindari gigitan nyamuk dengan memakai lotion antinyamuk, memasang selambu dan sebagainya," ungkap Herlin.

Herlin menambahkan, pihaknya menghimbau pada masyarakat supaya lebih peduli pada lingkungan dengan membersihkan tempat-tempat kotor dan kumuh. Serta menggalakkan program 3M.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini