"Alhamdulillah terjadi penurunan kasus dari tahun yang lalu di bulan yang sama, yaitu di Januari 2019 awalnya 85 kasus, sekarang menurun menjadi 30 kasus. Di Februari 2019 sebanyak 152 kasus, dan berhasil menurun menjadi 21 kasus," paparnya.
Guna menekan angka penyebaran kasus DBD, Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi telah melakukan upaya-upaya penanggulangan. Salah satunya yakni pembentukan gerakan satu rumah satu juru pemantau jentik (jumantik) atau G1R1J.
"Kita juga gencar melakukan penyuluhan di setiap puskesmas dalam rangka penyebaran informasi terkait gertak pemberantasan sarang nyamuk (PSN). Kemudian gerakan 3M Plus (menguras, menutup, memantau, dan menimbun)," jelasnya. (han)
(Amril Amarullah (Okezone))
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.