Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

97 Ribu Siswa di Kota Solo Terdampak Penetapan KLB Virus Korona

Agregasi Solopos , Jurnalis-Sabtu, 14 Maret 2020 |10:43 WIB
97 Ribu Siswa di Kota Solo Terdampak Penetapan KLB Virus Korona
Siswa sekolah di Kota Solo antisipasi penyebaran virus korona. (Foto: M Ferri Setiawan/Solopos)
A
A
A

SOLO – Sebanyak 97 ribu siswa SD, SMP, dan madrasah di Kota Solo terdampak penetapan status kejadian luar biasa (KLB) virus korona atau Covid-19. Mereka untuk sementara harus belajar di rumah mulai Senin besok hingga 14 hari ke depan.

Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo mengumumkan kebijakan sekolah di Solo libur selama 14 hari itu terkait upaya pencegahan penyebaran virus korona menyusul meninggalnya satu pasien positif di RSUD dr Moewardi pada Rabu 11 Maret.

Ia mengatakan kebijakan ini bisa diperpanjang menyesuaikan dengan perkembangan situasi. "Untuk jenjang SMA tetap masuk karena sedang ada ujian," jelasnya kepada wartawan, Jumat 13 Maret 2020, dikutip dari Solopos.

Berdasarkan data yang dihimpun, jumlah siswa SD di Kota Solo sekira 61.000 siswa. Mereka menempuh pendidikan di 247 SD. Kemudian ada 9 madrasah ibtidaiah yang memiliki sekira 2.400 siswa.

Di tingkat SMP ada 75 sekolah yang digunakan sekira 30.000 siswa untuk belajar. Kemudian ada 8 madrasah tsanawiah yang memiliki 3.200 siswa.

Adanya Solo KLB virus korona menjadikan sekolah mewacanakan membuat kelas daring (online) agar kegiatan belajar-mengajar tetap bergulir selama libur dua minggu tersebut.

(Hantoro)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement