Pemkot Solo Gelar Rakor Antisipasi KLB Virus Korona, Ini Hasilnya

Agregasi Solopos, · Sabtu 14 Maret 2020 11:08 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 14 512 2183218 pemkot-solo-gelar-rakor-antisipasi-klb-virus-korona-ini-hasilnya-OiQM9lakJF.jpg Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo. (Foto: Dok Okezone/Bramantyo)

SOLO – Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo beserta jajaran pada Jumat 13 Maret 2020 menggelar rapat koordinasi penanganan virus korona (Covid-19). Rakor digelar setelah dua orang dinyatakan positif terjangkit virus korona, dan satu di antaranya meninggal dunia usai dirawat di RSUD dr Moewardi Solo.

"Telah diputuskan berdasarkan dari Dinas Kesehatan (Kota Solo) bahwa adalah Solo dinyatakan KLB korona, dan mengimbau kepada seluruh warga/masyarakat untuk tidak mengumpulkan orang banyak di satu titik, itu harus dihindari," kata Rudy dalam pernyataannya, seperti dikutip dari Solopos, Sabtu (14/3/2020).

Adapun hasil rapat koordinasi antisipasi virus korona (Covid-19) di Kota Solo selama berstatus KLB adalah:

1. Kota Solo dinyatakan kejadian luar biasa (KLB) virus korona.

2. Car free day (CFD) ditiadakan sampai batas waktu yang tidak ditentukan.

3. Murid-murid sekolah mulai TK sampai SMA, baik negeri maupun swasta, belajar di rumah.

4. Pentas WO Sriwedari, kethoprak, diliburkan.

5. Kegiatan olahraga di GOR Manahan dan Sriwedari ditutup.

6. Destinasi dan transportasi pariwisata ditutup.

7. Upacara dan apel bersama di Balai Kota Solo ditiadakan.

8. Event-event olahraga dan budaya dibatalkan/ditunda.

9. Kegiatan kunker dan penerimaan kunker dibatalkan.

10. Lomba kelurahan ditunda sampai dua pekan ke depan.

13. Musrenbang RKPD ditunda selama dua pekan.

14. Mal dan pasar harus sediakan tempat cuci tangan dan sabun.

15. Pemusnahan kelelawar, kalong, dan codot di Pasar Depok.

16. Sementara hindari salaman dan cipika-cipiki.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini