India Tutup Taj Mahal dan Ribuan Monumen Sampai Akhir Bulan karena COVID-19

Rahman Asmardika, Okezone · Selasa 17 Maret 2020 13:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 17 18 2184596 india-tutup-taj-mahal-dan-ribuan-monumen-sampai-akhir-bulan-karena-covid-19-XjaOnhy3q9.jpg Foto: Reuters.

AGRA - India telah menutup bangunan ikonik Taj Mahal dan monumen-monumen lainnya bagi para pengunjung, karena pandemi virus corona (COVID-19). Kementerian Kebudayaan India mengumumkan bahwa situs budaya akan tetap ditutup sampai akhir bulan.

Kementerian menyatakan semua 3.691 monumen dan situs yang dilindungi oleh Survei Arkeologi India akan tetap ditutup hingga 31 Maret 2020. Keputusan itu diambil setelah pertemuan tingkat tinggi para Menteri yang ditujukan untuk COVID-19 pada Senin (16/3/2020).

Menutup situs bersejarah adalah bagian dari rencana yang lebih besar yang disepakati oleh Kelompok Menteri untuk meningkatkan langkah-langkah penahanan terkait dengan COVID_19. Rencana tersebut termasuk memperketat pembatasan perjalanan dan menutup beberapa tempat usaha.

"Langkah-langkah penting termasuk penutupan sekolah, kolam renang, mal, memungkinkan karyawan untuk bekerja dari rumah, kurang menggunakan transportasi umum, jarak satu meter antara orang-orang harus dipertahankan hingga 31 Maret," kata Sekretaris Bersama Uni Kementerian Kesehatan mengatakan kepada wartawan sebagaimana dilansir Russia Today, Selasa (17/3/2020).

India telah melarang perjalanan dari negara-negara Uni Eropa dan Asosiasi Perdagangan Bebas Eropa, serta Turki dan Inggris pada 18 Maret 2020. Pemerintah di Delhi juga telah memberlakukan karantina wajib 14 hari akan berlaku bagi pengunjung dari Qatar, Oman, Kuwait, dan Uni Emirat Arab.

India mengumumkan empat kasus baru pada Senin, menjadikan total di negara itu menjadi 114, dengan dua kematian, tiga pasien dirawat, dan 10 dipulangkan.

India secara resmi menyatakan pandemi COVID-19 sebagai "bencana" selama akhir pekan, menempatkan penyakit itu di tingkat yang sama dengan gempa bumi, longsor salju, dan bencana alam lainnya dan memberi pemerintah daerah akses ke dana khusus yang diperuntukkan bagi respons bencana.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini