"Semuanya dipulangkan dan dirawat di rumah masih-masing. Sebelum pulang, mereka semua sudah dilakukan disinfektan atau penyemprotan," jelasnya.
Kepala Biro Humas dan Protokol Pemerintah Provinsi Jambi, Johansyah, mengatakan saat ini murid-murid yang baru saja kembali dari Pulau Jawa itu sudah dipulangkan dan dijemput orangtuanya.
"Semuanya sudah kita periksa dari siswa, guru pendamping, bahkan sopir dan kernet bus. Rata-rata suhu mereka 35–36 derajat. Masih dalam keadaan normal," tuturnya.
Ia mengatakan, semua yang berangkat itu sudah didata. Bahkan, pihaknya berpesan bila ada gejala batuk pilek segera memeriksakan diri ke puskesmas atau menghubungi pihaknya.
"Mereka disarankan melakukan perawatan mandiri. Untuk para siswa peran orangtua sangat penting di sini. Kita masih menunggu selama 14 hari, jika ada gejala batuk pilek, segera melaporkannya. Kami sudah memberikan nomor orang kesehatan kepada mereka," ujar Johansyah.