Yuri kembali menekankan, bahwa hasil rapid test negatif tidak memberikan jaminan bahwa yang bersangkutan tidak sedang sakit. Dia pun meminta bagi pasien yang telah menjalani pengecekan melalui metode tersebut untuk tetap berdiam diri di rumah.
“Sudah barang tentu bahwa tidak setiap infeksi virus pada hari yang sama langsung muncul antibodi. Dibutuhkan waktu beberapa hari sejak infeksi itu terjadi agar antibodi muncul dan bisa terdeteksi. Oleh karena itu pada saat pemeriksaan memberikan hasil negatif, bisa pada sebenarnya antibodi belum terbentuk karena infeksi nya baru berlangsung kurang dari 7 hari,” beber Yuri.
Yuri menambahkan, langkah yang harus dilakukan berikutnya pemerintah adalah pemeriksaan ulang setelah hari ke-7 sampai dengan hari kesepuluh, untuk mereka akan kembali si ukur antibodinya.
“Manakala hasil pemeriksaan kedua ini masih tetap negatif, kita bisa menyimpulkan bahwa saat ini sedang tidak terinfeksi. Bahwa kita belum punya kekebalan untuk tidak terinfeksi,” tutup dia.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.