Di waktu yang sama, Kadinkes Kota Cirebon, Edy Sugiarto menjelaskan, ketersedian APD di Kota Cirebon sudah berstatus Health SOS, atau stoknya sudah sangat sedikit. Ia merasa khawatir, karena tenaga medis di Kota Cirebon sangat membutuhkan APD tersebut, untuk melindungi dirinya agar tidak tertular Covid-19. Saat menangani pasien PDP ataupun pasien positif terjangkit virus corona.
Baca Juga : Usai Rapid Test, Begini Tahapan Orang Bisa Dinyatakan Bebas Corona
Edy bahkan meminta kepada para pengusaha alat medis, agar tidak melakukan penimbunan terutama untuk APD. Sebab, saat ini tenaga medis di Kota Cirebon sangat membutuhkan APD tersebut.
"Kami minta supaya pengusaha atau oknum-oknum tertentu jangan menimbun. Terutama untuk APD. Di kami APD zona merah. Sudah Health SOS. Ini APDnya kurang. Ini semua untuk seluruh tenaga medis di Kota Cirebon," tutur Edy.
Sekedar diketahui, ketersedian APD menjadi sangat penting untuk para tenaga medis di Kota Cirebon. Mengingat rumah sakit di Kota Cirebon, yakni RSD Gunung Jati menjadi rumah sakit rujukan utama di wilayah 3 Cirebon (Kabupaten Cirebon, Kota Cirebon, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Indramayu, dan Kabupaten Kuningan) dalam peanganan Covid-19. APD ini diperlukan agar mereka terhindar dari Covid-19. (Aky)
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.