nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

PM Selandia Baru: Malam Ini Kita Isolasi Selama Empat Minggu

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Rabu 25 Maret 2020 09:54 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 03 25 18 2188672 pm-selandia-baru-malam-ini-kita-isolasi-selama-empat-minggu-qjXf4evZWx.jpg PM Selandia Baru Jacinda Ardern. (Foto/News Hub)

WELLINGTON - Perdana Menteri (PM) Selandia Baru Jacinda Ardern menyatakan keadaan darurat nasional ketika negara itu bersiap untuk melakukan pembatasan wilayah atau lockdown untuk memerangi wabah virus corona.

Kasus virus corona atau (Covid-19) di Selandia Baru melonjak menjadi 205 kasus saat pemerintah memberlakukan isolasi diri untuk semua orang. Sementara semua layanan, sekolah, dan kantor yang tidak penting ditutup selama sebulan.

"Mulai tengah malam ini, kita mengisolasi selama empat minggu untuk mencoba dan menghentikan virus, untuk memutus rantai," kata Ardern mengatakan kepada parlemen mengutip Reuters, Rabu (25/2/2020).

"Jangan salah, ini akan menjadi lebih buruk sebelum menjadi lebih baik. Kita akan terlambat dan kasus akan meningkat dalam minggu depan atau lebih. Kemudian kita akan mulai tahu seberapa sukses kita," lanjutnya.

Baca juga: Mantan Presiden Finlandia dan Mediator Konflik Aceh, Martti Ahtisaari Positif Terinfeksi COVID-19

Baca juga: Taiwan Tuduh WHO dan China Tutupi Informasi Awal COVID-19

Foto/Okezone

Ardern mengatakan kepada parlemen bahwa lockdown dipicu oleh bukti awal penularan Covid-19 domestik dalam komunitas masyarakat.

Selandia Baru melaporkan 50 kasus pada hari ini.

"Jika Anda memiliki pertanyaan mengenai apa yang dapat atau tidak dapat Anda lakukan, terapkan prinsip sederhana: Berperilaku seperti Anda terinfeksi Covid-19," kata Ardern.

"Setiap langkah yang Anda lakukan adalah risiko bagi orang lain. Itulah sebabnya kita semua harus berpikir bersama. Itulah sebabnya kegembiraan mengunjungi keluarga, anak-anak, cucu, teman, tetangga secara fisik ditunda," lanjut dia.

Semua layanan yang tidak penting, bar, restoran, kafe, gimnasium, bioskop, kolam renang, museum, perpustakaan, taman bermain, dan tempat lain di mana umat umum akan ditutup.

Supermarket, dokter, apotek, stasiun layanan dan akses ke layanan perbankan penting semuanya akan tersedia.

Ardern memperingatkan pembatasan akan diberlakukan dengan ketat.

Selandia Baru, negara dengan penduduk sekitar 5 juta orang, memiliki lebih sedikit infeksi kasus virus corona daripada banyak negara lain, tetapi pemerintah Ardern ingin bergerak cepat untuk menghentikan penyebaran.

Salah satunya dengan memaksa semua pelancong yang datang untuk karantina mandidi dan melarang pertemuan di dalam dan luar ruangan.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini