Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pandemi Virus Corona Mengurangi Solidaritas Negara-Negara Uni Eropa

Agregasi VOA , Jurnalis-Rabu, 25 Maret 2020 |10:10 WIB
Pandemi Virus Corona Mengurangi Solidaritas Negara-Negara Uni Eropa
Bendera Uni Eropa. (Foto/Wikimedia)
A
A
A

BRUSSELS - Meningkatnya infeksi virus corona tidak hanya menguji pemerintah negara-negara Eropa tetapi juga mengurangi solidaritas Uni Eropa, karena negara anggota mengabaikan permohonan untuk koordinasi yang lebih besar.

Sebaliknya, pemerintah masing-masing negara tidak banyak memberi perhatian pada Brussels (kantor pusat Uni Eropa) dan berupaya sendiri untuk mengatasi virus dan kejatuhan ekonomi, kata para diplomat dan analis.

Baca juga: 743 Orang Meninggal karena Virus Corona Dalam Sehari di Italia

Baca juga: Mantan Presiden Finlandia dan Mediator Konflik Aceh, Martti Ahtisaari Positif Terinfeksi COVID-19

Satu demi satu, pemerintah dari 27 negara anggota Uni Eropa mengabaikan permintaan Brussels untuk tetap membuka perbatasan mereka dan mengakhiri prinsip kebebasan bergerak yang dianut blok itu serta mengabaikan aturan blok itu mengenai dukungan negara bagi industri dalam negerinya.

Jika sebelumnya para pemimpin Eropa berbicara mengenai perlunya "lebih mengeropa" para pemimpin nasional di blok itu memilih untuk mengambil jalan "mengurangi Eropa," kata pengamat.

“Logikanya, virus corona yang sekarang menghantam bagian-bagian Italia dan Spanyol dan menyebar ke seluruh benua, seharusnya menjadi peluang ideal bagi Uni Eropa untuk beralih dari kepatuhan dan nasionalisme perorangan menjadi solidaritas dan integrasi Eropa. Tapi sejauh ini, pandemi justru membuktikan sebaliknya,” kata Judy Dempsey, analis di lembaga riset Carnegie Eropa.

Pemerintah negara anggota telah melakukan caranya sendiri untuk mengatasi virus, kata Dempsey. "Tapi ini bukan respons Eropa."

Pandemi belum menumbuhkan rasa solidaritas di antara negara-negara anggota atau memaksa peninjauan kembali peran Uni Eropa dalam menetapkan agenda, bahkan mengenai hal mendasar seperti menjaga sistem kesehatan, "lanjut Dempsey.

(Rachmat Fahzry)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement