Menlu AS Tuding China Masih Sembunyikan Informasi Penting Soal Corona

Medikantyo, Okezone · Kamis 26 Maret 2020 11:14 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 26 18 2189170 menlu-as-tuding-china-masih-sembunyikan-informas-penting-soal-corona-Tt3T4CrgUY.jpg Menlu AS Mike Pompeo (Foto: Wikimedia)

WASHINGTON - Menteri Luar Negeri (Menlu) Amerika Serikat, Mike Pompeo, menuding pemerintah China masih menutupi informasi penting terkait penyebaran virus corona, yang bisa membahayakan lebih banyak nyawa.

"Perhatian saya adalah kemungkinan Partai Komunis China menyembunyikan informasi bahkan sebaliknya melakuan disinformasi, di tengah kebutuhan pencegahan pandemi seperti corona ini agar tidak terulang di waktu mendatang," kata Pompeo dalam sebuah wawancara radio seperti dilansir laman Reuters, Kamis (26/3/2020).

Bukan kali ini saja Pompeo menyerang Pemerintah China, mengenai wabah virus corona secara terbuka. Dalam beberapa kesempatan, Pompeo menggunakan padanan nama seperti "virus China" atau "virus Wuhan" untuk menyebut COVID-19 dalam pernyataan resmi sebagai Menlu AS.

Terlepas kritiknya kepada China, Pompeo juga mengajak seluruh negara dunia berbagi informasi mengenai pandemi ini.

Mantan pimpinan Badan Intelijen Amerika Serikat (CIA) itu menjelaskan, informasi terkait corona bisa digunakan sebagai dasar penaganan medis dalam situasi krisis global seperti sekarang.

Serangan maupun kritik Pompeo mengundang respons Pemerintah China, yang berharap pihak AS tidak lagi mempolitisasi pandemi corona lebih jauh.

 Infografis Corona

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Geng Shuang, menyebut Beijing sudah bersikap transparan dalam membuka semua data yang dimiliki mengenai pandemi corona.

Geng mengklaim semua informasi itu telah dibagikan kepada berbagai pihak seperti Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan pemerintah negara lain, termasuk AS. "Serangan serta tuduhan tidak berdasar kepada China sebaiknya berakhir segera," katanya dalam sesi konferensi pers rutin di Beijing.

Pompeo tidak hanya rajin mengkritik China selama pandemi corona, negara seperti Iran dan Rusia juga menjadi sasaran pernyataan negatif Pompeo. Menurutnya kedua negara itu bertanggung jawab atas sejumlah disinformasi mengenai virus corona, seperti kabar kemungkinan virus itu dikembangkan oleh pihak militer AS.

(dka)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini