Kondisi Bayi 4 Bulan Positif Corona di RSUD Wates Kulonprogo Membaik

Kuntadi, Koran SI · Kamis 26 Maret 2020 14:38 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 26 510 2189329 kondisi-bayi-4-bulan-positif-corona-di-rsud-wates-kulonprogo-membaik-oMkaAaR0Il.jpg Ilustrasi. (Foto: Okezone.com)

KULONPROGO – Kondisi bayi laki-laki berusia 4 bulan positif virus corona (Covid-19), yang dirawat di RSUD Wates, kondisinya membaik. Dinas Kesehatan Kulonprogo minta masyarakat tidak panik dan tetap waspada guna mencegah penyebaran corona dengan melakukan pola hidup bersih.

“Info terakhir kondisinya membaik, semoga cepat sehat,” kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Kulonprogo, Sri Budi Utami, Kamis (26/3/2020).

Bayi ini sempat ikut orangtuanya pergi ke salah satu kota di Jawa Tengah, yang ditemukan beberapa pasien potif corona. Sepulang dari luar daerah, balita tersebut menunjukkan gejala mirip corona dan langsung dibawa ke rumah sakit sebagai pasien dalam pengawasan (PDP).

Uji sampel darah oleh Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Yogyakarta menunjukkan bayi tersebut positif corona.

Baca juga: KPK Tunda Pemeriksaan Saksi Gegara Pandemi Corona

“Mudah-mudahan daya tahan tubuhnya bagus dan dapat segera sembuh,” harap Sri.

Dinkes Kulonprogo akan melakukan swab terhadap orang-orang yang sempat melakukan kontak langsung dengan pasien. Namun keluarga inti yang satu rumah, sudah melakukan isolasi secara mandiri.

Infografis Okezone

“Sejak pasien masuk sebagai PDP, isolasi untuk keluarga inti sudah dilakukan,” jelasnya.

Budi memastikan satu pasien positif corona di Kulonprogo ini, merupakan kasus impor, dan tidak ada kasus penularan di tingkat lokal. Harapannya, masyarakat bisa mematuhi imbauan pemerintah untuk tetap berada di rumah dan melakukan social distancing.

Pemerintah meminta masyarakat untuk tidak panik. Sebelum dinyatakan positif terpapar corona, pasien ini telah diisolasi di RSUD Wates. 

Hingga kini, sebanyak 72 warga Kulonprogo yang sudah diperiksa. Orang dalam pengawasan (ODP) itu tersebar di seluruh kapanewon (kecamatan). Sedangkan terdapat 5 PDP. Setelah hasil uji laboratorium keluar, salah satu pasien PDP ini positif Korona. 

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini