nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tenaga Medis Corona Berguguran, Ganjar: Semoga Pageblug Ini Segera Kita Lalui

Taufik Budi, Jurnalis · Kamis 26 Maret 2020 16:44 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 03 26 512 2189411 tenaga-medis-corona-berguguran-ganjar-semoga-pageblug-ini-segera-kita-lalui-Ek2y8bBUZp.jpg Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (Foto: Okezone)

SEMARANG – Tenaga medis menjadi bagian yang paling rentan terhadap penularan virus corona atau Covid-19. Mereka berada di garda terdepan untuk melakukan perawatan pasien. Apalagi, akhir-akhir ini ketersediaan Alat Pelindung Diri (APD) kian menipis.

“Sekarang ini sudah terlalu banyak korban jatuh. Bahkan, tak sedikit tenaga medis yang berguguran,” kata Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Rabu (25/3/2020).

Baca Juga: Pasien Positif Corona 893, Pemerintah Ajak Masyarakat Tingkatkan Upaya Pencegahan 

Dia meminta masyarakat untuk bersatu melakukan gerakan mencegah penyebaran Covid-19. Selain berdiam diri di rumah, warga juga mesti menjaga pola hidup sehat, rajin cuci tangan, asupan makanan bergizi, serta istirahat yang cukup.

“Takdir memang menjadi rahasia Tuhan. Tapi ingat, Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum jika kita sendiri tidak berubah. Artinya kita harus berikhtiar, kita tidak boleh hanya diam dan pasrah dengan pandemi global,” lugas dia.

“Karena itu, sayangi dirimu, sayangi keluargamu, bersama kita patuhi imbauan pemerintah, agar tidak semakin banyak air mata tertumpah. Semoga pageblug (istilah Jawa yang berarti wabah penyakit) ini segera bisa kita lalui,” terangnya.

 infografis seputar corona

Sekadar diketahui, sebanyak 10.000 APD dari pemerintah pusat didistribusikan kepada 61 rumah sakit yang menangani kasus Covid-19 di wilayah Jawa Tengah. Bantuan ini sebagai upaya melindungi tenaga medis dari paparan virus corona.

Sebelumnya, terdapat pesan berantai melalui aplikasi WhatsApp yang menginformasikan, tiga dokter meninggal dunia karena terpapar virus corona. Tiga dokter itu yakni, dr Adi Mirsa Putra, dr Djoko Judodjoko, dan dr Hadio.

Baca Juga: Pasien Positif Corona di Indonesia Bertambah Jadi 893, Meninggal 78 Orang 

Dalam pesan berantai tersebut, dr Adi Mirsa Putra dan dr Hadio dikabarkan meninggal dunia usai dirawat di RSUP Persahabatan. Sementara dr Djoko Judodjoko diinformasikan sudah dibawa ke RSPAD. Selain itu, terdapat juga kabar bahwa Guru Besar Epidemiologi FKM UI, Prof. DR. dr. Bambang Sutrisna, MHSc meninggal dunia di RSUP Persahabatan.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini