TANGSEL - Guna memutus mata rantai penyebaran pandemi Covid-19 atau corona, warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diimbau untuk melakukan isolasi atau karantina di rumah masing-masing.
Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie juga mempersilakan tatanan pemerintah tingkat seperti Rukun Warga (RW) dan Rukun Tetangga (RT) untuk melakukan isolasi lokal.
"Karena angka penyebaran terinfeksi Covid-19 kecenderungannya belum menunjukan grafik yang datar," ujar Benyamin, saat meninjau penyemprotan disinfektan fasilitas umum di Jalan Legoso, Ciputat Timur, Tangsel, Minggu (29/3/2020).
Menurutnya, masih banyak warga Tangerang Selatan yang melakukan pertemuan dalam jumlah orang yang banyak. "Misalnya, masih ada saja yang nongkrong. Kita harus menjaga physical distancing," ujar Benyamin.
Benyamin juga mengimbau agar warga tidak perlu memborong kebutuhan bahan pokok. Pemkot, menurutnya telah berkomunikasi dengan berbagai pihak, karena stok dan suplai dalam kondisi terkendali. "Jadi jangan khawatir. Stok bahan pokok aman," tegasnya.

Menurut data kasus Covid-19 di Tangsel terus mengalami peningkatan dengan sebaran wilayah, tertinggi terdapat di wilayah Kecamatan Pondok Aren dengan total 110 kasus, dan paling sedikit berada di wilayah Kecamatan Setu dengan tiga kasus.
Berikut data penyebaran Covid-19 di Kota Tangsel, dikutip dari Gugus Tugas Covid 19 Kota Tangerang Selatan, per Sabtu 28 Maret 2020 pukul 15.00 WIB :
Orang Dalam Pengawasan (ODP) sebanyak 238 orang, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 110 orang, positif Covid-19 28 orang dan meninggal dunia 4 orang.
(Rizka Diputra)