nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cegah Meluasnya Covid-19, Walikota Sorong Berlakukan Karantina Wilayah

Chanry Andrew S, iNews.id · Minggu 29 Maret 2020 21:40 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 03 29 340 2190885 cegah-meluasnya-covid-19-walikota-sorong-berlakukan-karantina-wilayah-Ii3jSVsErR.jpg Ilustrasi (Dok. okezone)

SORONG - Merebaknya penyebaran Covid-19 di Indonesia dengan cepat membuat banyak korban berjatuhan. Di Papua, terdapat sembilan kasus positif Virus Corona dan di papua Barat ada dua kasus positif Corona.

Dua pasien dalam pengawasan di kota Sorong dilaporkan positif Corona. Satu diantaranya meninggal dunia.

Terkait hal Tersebut, Wali Kota Sorong Lambert Jitmau dengan tegas mengumumkan Pemerintah Daerah Kota Sorong, Papua Barat, memberlakukan karantina wilayah mulai Senin 30 Maret sampai dengan Jumat 10 April.

Hal tersebut merupakan satu-satunya langkah yang harus diambil, untuk pencegahan dan penanggulangan Virus Corona, agar tidak semakin menyebar di Kota Sorong.

Dalam konferensi pers virtual pada Minggu (29/3/2020), Wali Kota Sorong Lambert Jitmau menindaklanjuti hasil pemeriksaan sampel Pasien Dalam Pengawasan (PDP) oleh Balitbangkes Kemenkes RI tanggal 27 Maret 2020, yaitu terdapat dua orang pasien yang berstatus positif corona di Kota Sorong, maka dirinya menyatakan status tanggap darurat Covid-19 di wilayah Pemerintah Kota Sorong.

"Sehubungan dengan hal tersebut, maka langkah pencegahan dan penanggulangan yang harus diambil, yaitu menutup Bandara Deo Sorong untuk penerbangan komersil dari luar Kota Sorong. Kemudian Menutup pelabuhan sorong, untuk pelayaran komersil baik kapal pelni maupun kapal perintis yang berasal dari luar kota sorong," ungkap Lambert Jitmau didampingi Satgas Covid-19 kota Sorong dan Forkompinda kota Sorong.

Menurut Lambert, pembukaan Bandara Deo dan Pelabuhan Laut hanya dikhususkan untuk pesawat atau kapal yang mengangkut kebutuhan masyarakat dan untuk pelayanan pengiriman sampel pasien dalam pengawasan (PDP) serta peralatan medis.

Untuk mencegah Covid-19 agar tidak semakin menyebar di Kota Sorong, Lambert juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Sorong agar tidak melakukan kunjungan keluar Kota Sorong. Dirinya juga melarang masyarakat beraktivitas di luar rumah, kecuali untuk kegiatan memenuhi kebutuhan pangan dan kesehatan.

"Masyarakat harus melakukan physical distancing atau menjaga jarak, saat berinteraksi dengan orang lain. Untuk melaksanakan pencegahan dan penanggulangan COVID-19, maka Satuan Tugas harus segera mengambil langkah-langkah hukum, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku," tegasnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini