Share

ODP dan PDP di Bengkulu Bertambah Jadi 236 Kasus, Ini Sebarannya

Demon Fajri, Okezone · Senin 30 Maret 2020 10:03 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 30 340 2191018 odp-dan-pdp-di-bengkulu-bertambah-jadi-236-kasus-ini-sebarannya-vTC7iLBcgU.jpeg Kepala Dinkes Bengkulu Herwan Antoni. (Ist)

BENGKULU – Jumlah orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP) di Bengkulu bertambah 149 kasus, terdiri atas 148 ODP dan 1 PDP pada Minggu (29/3/2020). Dengan pertambahan tersebut, saat ini jumlah kasus gejala klinis corona menjadi 236 kasus.

Dari 236 tersebut, 230 di antaranya ODP. Rinciannya 11 orang dinyatakan sehat dan 219 lainnya masih dalam pemantauan.

Sementara jumlah PDP ada 6 orang. Rinciannya, 2 orang dalam proses pengawasan, 2 orang selesai pengawasan, dan 2 orang meninggal dunia. Meski begitu, saat ini belum ada kasus positif Covid-19.

''Per Minggu, 29 Maret 2020 ada tambahan kasus ODP 148 kasus dan 1 kasus PDP. Total tambahan ada 149 kasus. Secara keseluruhan total kasus ODP dan PDP 236 kasus, dan kasus covid-19 di Bengkulu, masih nol,'' kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, saat dihubungi melalui sambungan telepon genggamnya, Minggu 29 Maret 2020.

Kasus 219 ODP di Bengkulu, terang Herwan, tersebar di 10 kabupaten/kota di Bengkulu. Di Kota Bengkulu, sebanyak 30 kasus, 11 di antaranya selesai pemantauan dan 19 lainnya masih proses pemantauan.

ODP di Kabupaten Rejang Lebong, sebanyak 4 kasus, Lebong 2 kasus, Bengkulu Utara 41 kasus, Bengkulu Selatan 7 kasus, Bengkulu Tengah 27 kasus, Kepahiang 46 kasus, Seluma 4 kasus, Kaur 4 kasus, dan Kabupaten Mukomuko 65 kasus.

''Kasus ODP tersebar di seluruh Provinsi Bengkulu,'' ucap Herwan.

Ilustrasi. (Shutterstock)

Untuk tambahan 1 kasus PDP hari ini, jelas Herwan, berjenis kelamin laki-laki, berusia 65 tahun, asal Kota Bengkulu, dengan riwayat bepergian dari daerah terjangkit virus corona, Jakarta.

Kasus 1 PDP itu, lanjut Herwan, dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) M Yunus Bengkulu, dengan gelaja klinis demam serta memiliki penyakit penyerta diabetes dan infeksi saluran pernapasan atas (ISPA).

Baca Juga : Gubernur Bengkulu Perpanjang Masa Belajar di Rumah hingga 14 April 2020

''Satu kasus PDP hari ini memiliki riwayat bepergian dari Jakarta. Di Jakarta sempat berobat di salah satu rumah sakit. Gejala klinisnya, demam dan disertai penyakit penyerta, ISPA dan Diabetes. Tadi siang (Minggu 29 Maret 2020) masuk rumah sakit M Yunus Bengkulu,'' ucap Herwan.

Baca Juga : Jumlah ODP di Jambi Bertambah Jadi 1.131 Orang

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini