Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pria di Filipina Ditembak Mati karena Melanggar Aturan Lockdown

Rachmat Fahzry , Jurnalis-Senin, 06 April 2020 |14:54 WIB
Pria di Filipina Ditembak Mati karena Melanggar Aturan <i>Lockdown</i>
Militer Filipina dikerahkan untuk menegakkan perintah karantina wilayah. (Foto/Philippine Star)
A
A
A

MANILA - Seorang pria berusia 63 tahun ditembak mati di Filipina, setelah mengancam para pejabat desa dan polisi dengan sabit di pos pemeriksaan yang dibangun untuk menegakkan perinak karantina wilayah atau lockdown.

Kepolisian setempat mengutip Al Jazeera, Senin (6/4/2020) dalam laporannya menyebutkan pria yang ditembak dalam kondisi mabuk. Pria itu mengancam para pejabat desa dan polisi yang menjaga pos pemeriksaan di kota Nasipit di Provinsi Agusan del Norte pada Kamis pekan lalu.

"Tersangka itu diperingatkan oleh petugas kesehatan desa karena tidak mengenakan masker," kata polisi dalam laporannya. "Tapi tersangka marah, mengucapkan kata-kata memprovokasi dan akhirnya menyerang personel menggunakan sabit."

Baca juga: Soal PSBB Covid-19, Polri: Kalau Masih 'Ngeyel' Ditangkap

Baca juga: Polri Siap Jalankan Instruksi Jokowi soal Penegakan Hukum saat PSBB

Tersangka ditembak mati oleh seorang polisi yang berusaha menenangkannya.

Insiden ini menjadi kasus pertama polisi menembak warga sipil karena menolak mengikuti aturan lockdown untuk membendung penyebaran virus corona yang menyebabkan penyakit Covid-19.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement