nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kabar Baik, 16 PDP Corona di Majalengka Dinyatakan Sembuh

Fathnur Rohman, Jurnalis · Senin 06 April 2020 14:14 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 04 06 525 2194873 kabar-baik-16-pdp-corona-di-majalengka-dinyatakan-sembuh-sHhmjc5vsA.jpg Ilustrasi (Foto : Shutterstock)

MAJALENGKA - Seluruh pasien dalam pengawasan (PDP) terkait virus corona (Covid-19) di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat dinyatakan sembuh. Sehingga, kini tidak ada lagi PDP yang dirawat di rumah sakit di Kabupaten Majalengka.

Hal tersebut dibenarkan oleh Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Majalengka, H Alimudin. Ia mengatakan, pasien PDP yang dinyatakan sembuh ini, sudah diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing.

"Jumlah PDP di Kabupaten Majalengka sebanyak 16 orang. Mereka dinyatakan sembuh semua. Dan mereka sudah pulang ke rumahnya masing-masing," kata Alimudin dalam keterangan yang diterima Okezone, Senin (6/4/2020).

Alimudin memaparkan, pasien PDP itu dinyatakan sembuh berdasarkan hasil swabnya. Mereka negatif terpapar Covid-19. Selain tidak ada lagi pasien PDP, ia mengaku jumlah orang dalam pemantauan (ODP) di Kabupaten Majalengka mengalami penurunan. Sedangkan untuk pasien positif Covid-19 masih berjumlah satu orang.

"PDP saat ini sudah sembuh semua. Termasuk ODP terjadi penurunan," ujarnya.

Di waktu berbeda, Bupati Majalengka Karna Sobahi menuturkan, untuk mencegah terjadinya penyebaran Covid-19, pihaknya akan mendirikan posko-posko di perbatasan, serta tempat strategis lainnya di Kabupaten Majalengka.

Baca Juga : Positif Covid-19, Bima Arya Sebut Virus Corona Berikan 3 Macam Ujian

Semua perbatasan diperketat dengan posko yang bersiaga selam 24 jam. Petugas posko nantinnya memeriksa secara teliti para pendatang atau warga ke Kabupaten Majelangka. Hal ini supaya memastikan bahwa setiap orang yang masuk ke Kabupaten Majalengka terdeteksi secara dini.

"Total semua posko yang dibangun itu ada 10. Bagi pendatang yang terindikasi sakit dengan ditandai demam tinggi, batuk, sesak napas, dan sebagainya, nantinya akan dibawa ke puskesmas atau dirujuk ke RSUD Majalengka," tutur Karna.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini