Kamar-kamar tersebut, kata dia, sudah dilakukan sterilisasi. Setiap kamar juga didesain sesuai standar yang ditentukan dari Dinas Kesehatan. Di antaranya tidak dipasangi gorden dan tidak menghidupkan AC.
Ia menerangkan, asrama akan diperuntukkan bagi ODP yang baru saja mudik atau dari luar daerah. Namun ketika akan kembali ke kampung halamannya, mereka ditolak warga, padahal kondisinya cukup sehat.
Mereka pun bisa melakukan isolasi diri di asrama ini. Bisa juga bagi pasien PDP yang sudah dinyatakan sembuh dari rumah sakit tetapi belum diterima oleh warga.
Sigit melanjutkan, setiap warga yang hendak tinggal di tempat ini harus membawa surat keterangan. Bagi warga dari luar daerah wajib membawa surat keterangan ditolak warga yang minimal dikeluarkan kepala dukuh.
Bisa juga surat keterangan dari rumah sakit yang menyatakan sudah sehat, tetapi belum bisa kembali ke rumah karena warga belum bisa menerima.