BEKASI - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan, pihaknya saat ini sudah mendapatkan data warga yang akan mendapatkan bantuan, bila sistem Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diberlakukan.
Data orang yang mendapatkan bantuan itu, bukan hanya yang tertuang dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTSK).
"Itu fix karena dia masuk PKH (program keluarga harapan)," kata pria yang disapa Pepen itu kepada wartawan di Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi, Jumat, (10/4/2020).

Data yang tertuang di DTSK itu mencakup 106 ribu keluarga (KK) yang masuk. Namun, diluar data itu seperti Rumah Tangga Miskin Baru (RTMisbar), katanya, perlu dipikirkan.
"Yang didata yang non DTKS. Sedang dikumpulkan semalam sudah tapi saat ini kita mau naikin lagi karena kita khawatir ada yang belum," jelasnya.