JAKARTA – Pemerintah Indonesia melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 berupaya memproduksi alat pelindung diri (APD) menggunakan komponen lokal dan disertifikasi Badan Kesehatan Dunia (WHO). Selain APD, pemerintah memproduksi ventilator karya anak bangsa yang sebelumnya telah diuji coba di bawah pendampingan Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
“Saat ini, tim ahli Gugus Tugas dibantu peneliti, periset dari lembaga dan perguruan tinggi dan dunia usaha sedang berupaya memproduksi APD,” kata Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo yang juga Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Graha BNPB, Jakarta, Selasa (14/4).
Dengan produksi dalam negeri itu, Indonesia bisa mandiri dan tidak tergantung APD produksi negara lain dalam upaya melawan Covid-19.
Dalam kurun waktu satu bulan menangani Covid-19, Gugus Tugas telah mendistribusikan 725 ribu APD, 13 juta masker bedah, dan 150 ribu masker N-95.
Piranti keselamatan itu ditujukan kepada dokter, perawat, dan tenaga medis agar semakin maksimal dalam memberikan perlindungan dari bahaya Covid-19.