Nekat Menjambret, Penerima Asimilasi Corona di Bandung Kembali Diringkus

CDB Yudistira, Okezone · Selasa 14 April 2020 17:54 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 14 525 2199116 nekat-menjambret-penerima-asimilasi-corona-di-bandung-kembali-diringkus-wTLHeOW2Cv.jpg Ilustrasi penangkapan pelaku penjambretan. (Foto: Shutterstock)

BANDUNG – Hanya untuk memenuhi keinginan membeli minuman keras, AIH (20), warga Pasirkoja, Kota Bandung, Jawa Barat, nekat menjambret ponsel milik seseorang di jalan raya. Ia pun ditangkap dan harus mendekam di balik jeruji besi.

Padahal, AIH baru saja menghirup udara bebas setelah mendapat asimilasi dan integrasi terkait program pencegahan persebaran virus corona.

"Niatnya mau dibeliin minuman (miras), tapi keburu ketangkep," kata AIH saat gelar perkara di Mapolsek Astanaanyar, Kota Bandung, Selasa (14/4/2020).

Ketika ditanyai wartawan, ia mengaku baru bebas setelah menjalani masa hukuman selama 2 tahun terkait kasus yang sama yakni pencurian dengan kekerasan di Astanaanyar. Dirinya menjalani masa hukuman di Rutan Kebon Waru, Bandung.

Aksi jambret AIH diketahui terjadi pada Minggu 12 April 2020 malam di kawasan Jalan Astanaanyar, Kota Bandung. Ketika beraksi, ia tidak seorang sendiri. AIH ditemani MME (19) yang juga sudah diamankan polisi.

Kapolrestabes Bandung Kombes Ulung Sampurna Jaya mengatakan keduanya melakukan penjambretan terhadap seorang pengendara motor. Pelaku memepet motor korban dan langsung merampas ponsel yang sedang digunakan.

"Pelaku memanfaat kelengahan korban," kata Ulung di waktu dan tempat yang sama.

Setelah merampas ponsel, kedua pelaku langsung melarikan diri. Korban kebingungan usai dirampas ponselnya, kemudian diantar warga ke kantor polisi terdekat untuk melaporkan apa yang menimpanya.

Usai melapor dan memberikan keterangan, polisi langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Polisi kemudian mendapati rekaman kamera CCTV dan akhirnya mengidentifikasi pelaku AIH.

"Kita lakukan pengejaran ke beberapa lokasi dan alhasil pelaku diamankan. Sempat ada perlawanan, namun anggota berikan tindakan tegas dan terukur. Pelaku kita lumpuhkan," katanya.

Setelah menangkap AIH, polisi mengejar pelaku lainnya. Tidak butuh lama, polisi juga amankan MME. Keduanya ditangkap pada Senin 13 April sore di dua lokasi di Kota Bandung.

Dari penangkapan keduanya, polisi mengamankan satu motor yang digunakan saat beraksi dan satu ponsel hasil rampasan yang belum sempat dijual.

"Kita jerat keduanya dengan Pasal 365 KUHPidana tentang pencurian disertai dengan kekerasan. Mereka diancaman pidana penjara paling singkat lima tahun," pungkasnya.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini