"Enggak tahu dapat atau enggak, saya perantau. Katanya perantau dapat juga. Harapannya sih dapat, karena bingung juga kalau dagang begini," ungkapnya.

Dia pun mengaku baru kembali dari kampung halamnya di wilayah Kuningan sebelum PSBB diberlakukan. "Kalau tahu seperti ini, mending di rumah (kampung), belum tau saya, ada bus buat pulang atau enggak," jelasnya.
Dia berencana dalam waktu dekat ini hendak kembali ke kampung halaman. Itu dikarenakan, selama berdagang belum mendapatkan lebih dari hasil penjualan.
"Kalau modal sih alhamdulilah, cuma buat keperluan sehari-hari kurang," katanya.