Masyarakat Kaitkan Keluarnya Cacing-Cacing dengan Pesan Gaib, Ini Kata BMKG

Bramantyo, Okezone · Senin 20 April 2020 13:19 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 20 512 2201908 masyarakat-kaitkan-keluarnya-cacing-cacing-dengan-pesan-gaib-ini-kata-bmkg-b9uYl8Ve2Z.jpg Foto: Kabar Klaten

SOLO - Fenomena munculnya ratusan cacing tanah di dua pasar tradisional di Kota Solo, Pasar Gede dan Nusukan, ditengah pandemi Corona, langsung dikaitkan masyarakat setempat dengan pesan gaib yang memang sengaja dikirimkan sang maha pencipta pada manusia.

Marsono, pemilik warung bakso Juventus di Pasar Gede mengaku percaya akan adannya pesan tersembunyi yang disampaikan dengan keluarnya ratusan cacing dari dalam tanah.

"Saya yakin, ini tak sekedar panas di dalam tanah yang membuat cacing-cacing ini keluar dalam jumlah cukup banyak. Tapi ada pesan dari sang maha pencipta untuk manusia dengan kemunculan cacing ini," papar Marsono pada Okezone, Senin (20/4/2020).

Baca Juga: Cacing-Cacing Keluar dari Tanah di Soloraya, Fenomena Apa?

Apalagi, ungkap Marsono, keluarnya cacing tanah dalam jumlah banyak ini, baru pertama terjadi. Pasalnya, sepengetahuan dirinya selama berjualan di Pasar Gede, dirinya belum pernah mendengar cerita apapun tentang keluarnya cacing tanah seperti yang terjadi diakhir pekan itu.

"Sejak orang tua saya terus tak lanjutkan, udah 40 tahun berjualan di pasar gede, ini baru pertama kali terjadi. Jumlahnya (cacing tanah) cukup banyak, bikin merinding siapa saja yang melihatnya,"ujar Marsono.

Namun Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), mengatakan bila berbicara tentang fenomena suhu panas, hampir semua wilayah di bumi akan sama.

Kepala BMKG Yogyakarta Warjono mengungkapkan, hanya wilayah dekat dengan Gunung berapi yang tengah erupsi yang bisa memicu keluarnya cacing atau binatang lainnya dari dalam tanah.

Baca Juga: Cerita Pemilik Warung Bakso soal Kemunculan Ratusan Cacing Tanah di Solo

"Sebenarnya BMKG itu tidak bisa berbicara tentang perilaku hewan. Tapi kalau berbicara panas di dalam bumi, itu biasannya semua wilayah akan sama. Dan biasannya wilayah dekat dengan pegunungan yang tengah erupsi ini memicu keluarnya hewan dari dalam tanah," paparnya.

Sedangkan keluarnya cacing dari dalam tanah seperti yang terjadi di Solo, ungkap Warjono, kemungkinan dipicu karena adannya perubahan arah angin dari arah timur menuju barat.

Perubahan inilah yang memicu air di dalam tanah menjadi panas. Dan memanasnya air di dalam tanah inilah yang menyebabkan cacing-cacing tanah ini keluar semua ke permukaan tanah karena tak kuat dengan air di dalam tanah yang memanas.

"Kemungkinan karena adanya perubahan arah angin dari timur ke barat inilah yang menyebabkan air di dalam tanah memanas. Karena air yang memanas inilah para cacing keluar ke permukaan karena tak kuat dengan panasnya air di dalam tanah," pungkasnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini