Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Bangladesh Tutup Tujuh Desa Setelah Puluhan Ribu Orang Hadiri Pemakaman Ulama

Rahman Asmardika , Jurnalis-Selasa, 21 April 2020 |19:09 WIB
Bangladesh Tutup Tujuh Desa Setelah Puluhan Ribu Orang Hadiri Pemakaman Ulama
Foto: Twitter.
A
A
A

DHAKA - Bangladesh telah memperketat tindakan keras terhadap tujuh desa setelah puluhan ribu orang menghadiri pemakaman seorang ulama setempat kendati telah diberlakukan penutupan (lockdown) secara nasional untuk mengendalikan penyebaran virus corona. 

Pemakaman besar yang berlangsung pada Sabtu (18/4/2020) di Distrik Brahmanbaria, sekira 60 km sebelah timur Ibu Kota Dhaka, telah menimbulkan kekhawatiran tentang potensi lonjakan infeksi di negara berpenduduk 160 juta itu. Kekhawatiran itu bertambah karena Bangladesh memiliki infrastruktur medis yang buruk.

"Kami telah dengan ketat memerintahkan semua penduduk tujuh desa untuk tinggal di rumah setiap saat setidaknya selama 14 hari ke depan sehingga kami dapat mengidentifikasi apakah ada yang tertular virus setelah pertemuan Sabtu," kata seorang petugas kepolisian setempat kepada Reuters.

Polisi tidak memprediksi begitu banyak orang berkumpul untuk menghadiri pemakaman, melanggar penerapan penguncian selama sepekan yang diberlakukan. Media setempat mengatakan hanya beberapa pelayat mengenakan masker.

Pemerintah telah memerintahkan dua polisi paling senior di distrik itu untuk dipecat dari tugas mereka karena gagal mencegah kerumunan orang berkumpul untuk doa pemakaman Maulana Jubayer Ahmed Ansari yang meninggal karena kanker.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement