Kasus DBD Meningkat di Kuta Selatan

Agregasi Balipost.com, · Rabu 22 April 2020 16:35 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 22 244 2203231 kasus-dbd-meningkat-di-kuta-selatan-Ju8in89D35.jpg Foto Ilustrasi Okezone

KUTA - Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) atau demam berdarah di kawasan Kuta Selatan terus mengalami peningkatan. Dari data yang dimiliki UPTD Puskesmas Kuta Selatan, peningkatan terlihat sejak Januari hingga pertengahan April tahun 2020.

Camat Kuta Selatan, I Ketut Gede Artha mengatakan, untuk bulan Januari ada sebanyak 20 kasus. Sedangkan, pada bulan Februari mulai meningkat hingga mencapai 149 kasus. Peningkatan kata dia kembali terlihat pada bulan Mare sebanyak 297 kasus dan bulan April 263 kasus.

“Untuk di Kuta Selatan, total ada sebanyak 728 kasus DBD,” kata Artha kepada wartawan, Rabu (22/4/2020).

 DBD

Terkait meningkatnya DBD, pihaknya kembali mengingatkan agar pelaksanaan PHBS dan Menguras, Menutup dan Mengubur (3M) terus dilaksanakan. Hal ini kata dia, agar disituasi pandemi covid-19 tidak bertambah lagi kasus DBD-nya.

“Fogging hampir rutin dilakukan di masing masing wilayah,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala UPTD Puskesmas Kuta Selatan, dr. IGNB Sastrawan Dj., M.Kes., merincikan, untuk dikawasan Kuta Selatan, wilayah kelurahan Jimbaran mengalami peningkatan drastis pada bulan maret mencapai 149 kasu. Namun untuk bulan April mengalami penurunan mejadi 95 kasus.

Sementara, untuk bulan April, kawasan yang mengalami lonjakan kasus berada di wilayah Kelurahan Benoa, sebanyak 109 kasus. Jumlah ini meningkat dibandinkan bulan sebelumhya yang hanya sebanyak 89 kasus.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini