Operasi Pasar Warga Terdampak Corona di Kulonprogo Malah Jadi Pusat Kerumunan

Kuntadi, Koran SI · Rabu 22 April 2020 18:27 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 22 510 2203316 operasi-pasar-warga-terdampak-corona-di-kulonprogo-malah-jadi-pusat-kerumunan-UDPRJYgJ7T.jpg Operasi pasar di Kulonprogo jadi pusat keramaian (Foto: Kuntadi)

KULONPROGO – Operasi pasar gula pasir yang dilaksanakan Dinas Perdagangan Kulonprogo bekerjasama dengan Bulog DIY, di Kantor Kalurahan Wates, diwarnai antrian panjang. Tim datang terlambat, setelah warga berjubel di antri.

“Itu maksudnya pemerintah bagaimana. Malah mengundang kerumunan orang dan tidak ada physical distancing,” terang Prasetyo, salah seorang warga.

Beruntung kondisi ini bisa diredam oleh petugas kepolisian dan TNI yang datang di lokasi. Warga diminta untuk membuat antrean dan tidak berdesak-desakan. Tidak hanya itu, warga juga harus menjaga jarak dan wajib mengenakan masker. Tanpa menggunakan masker, pembelian tidak akan dilayani.

“Tadi sempat ada antrean, karena datangnya terlambat. Setelah itu semuanya bisa diatur,”terang Lurah Wates Bambang Sunartito.

Operasi pasar ini menyediakan gula pasir dan dijual dengan harga Rp12.500. harga ini jauh dibawah harga pasar yang mencapai Rp.17 ribu. Ada 1,5 ton dan dibagi dua di Kalurahan Wates dan di Kapanewon Wates. Tim juga menyediakan beras dan minyak goreng, namun harganya normal.

“Untuk gula pasir hanya dibatasi 2 kilogram,”jelasnya.

Salah seorang warga, Andri Astuti mengaku harus antri hampir satu jam. Awalnya warga yang datang cukup banyak dan petugas datangnya terlambat. Sesuai pengumuman yang ada harus dimulai pukul 10.00 WIB. Namun ti datang terlambat setelah banyak warga antre.

“Hampir satu jam antre, timnya datang terlambat,” jelasnya.

Menurutnya dia hanya membeli gula pasir saja. Harganya dirasakan lebih murah dari harga yang ada di pasaran, yang mencapai Rp17 ribu. Sedangkan beras untuk kemasan 5 kilogram ditawarkan Rp60 ribu dan minyak ukuran 1 liter dijual Rp12.500.

“Beras sama minyak sama dengan harga pasar. Kalau harganya dibawah saya pasti beli,” ujarnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini