Ditanya tentang tuduhan baru itu, Kementerian Luar Negeri China mengeluarkan pernyataan pada Selasa (21/4/2020) untuk membantahnya.
"Pernyataan yang relevan itu omong kosong dan tidak pantas disangkal." Kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Zhao Lijian. Dia juga secara terpisah membantah tuduhan dari pejabat AS bahwa China telah memberikan informasi yang buruk dan menunjukkan kurangnya transparansi yang lebih luas selama pandemi.
"Kami mendesak AS untuk menghentikan manipulasi politik, mengurusi urusan dalam negerinya sendiri dan lebih fokus pada memerangi epidemi dan meningkatkan ekonomi," kata Zhao pada konferensi pers pekan lalu.
Amerika Serikat dan China terlibat dalam perang informasi terkait pandemi virus corona, yang telah menambahkan dimensi baru pada persaingan global kedua negara.
Pemerintahan Trump berusaha untuk menyoroti China sebagai biang keladi menyebarnya pandemi Covid-19 yang telah menginfeksi lebih dari 2,5 juta orang secara global. Di sisi lain Presiden Xi Jinping dan Partai Komunis China berusaha untuk mengumpulkan dukungan domestik dan internasional setelah sebelumnya sempat menutup-nutupi terjadinya penyebaran virus tersebut.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.