JAKARTA – Pemerintah Indonesia melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mencatat penambahan jumlah kasus pasien sembuh saat ini sebanyak 1.107 orang. Angka itu lebih banyak dibandingkan kasus meninggal yang berjumlah 743.
Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Achmad Yurianto pun mengungkapkan faktor utama pasien sembuh dari covid-19 lebih tinggi dibandingkan kasus kematian.
Salah satunya, kata dia, masalah waktu perawatan para pasien yang dirawat di rumah sakit. Menurutnya, kesembuhan bisa terwujud lantaran tenaga medis melakukan perawatan dengan baik.
"Mereka yang sembuh rata-rata masuk rumah sakit dua sampai tiga minggu yang lalu," kata Yurianto saat dikonfirmasi Okezone, Minggu 26 April 2020.

Selain dengan perawatan baik, menurut dia, kesembuhan juga disebabkan meningkatnya imunitas tubuh pasien tersebut.
"Imunitasnya di tingkatnya akan bisa sembuh," tutur Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 ini.
Adapun Provinsi DKI Jakarta masih menjadi wilayah dengan sebaran pasien sembuh terbanyak yakni 335. Disusul Jawa Timur 138, Sulawesi Selatan 99, Jawa Barat 93, Bali 75, dan wilayah lain di Indonesia sehingga total mencapai 1.107 pasien sembuh.
Kriteria pasien sembuh yang diakumulasikan tersebut adalah berdasarkan hasil uji laboratorium selama dua kali dan ketika pasien tidak ada lagi keluhan klinis.
Dari total kasus sembuh dan meninggal itu, ada pula penambahan untuk kasus positif sebanyak 275 orang hingga total menjadi 8.882.
(Hantoro)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.